Akun Facebook Diretas untuk Penipuan, Wabup Bantul Lapor Polisi

MERAPI-RIZA MARZUKI-Pesan Facebook yang diretas pelaku dan digunakan untuk meminta sejumlah uang.
MERAPI-RIZA MARZUKI-Pesan Facebook yang diretas pelaku dan digunakan untuk meminta sejumlah uang.

BANTUL (MERAPI)- Wakil Bapati (Wabup) Bantul, Abdul Halim Muslih melapor ke polisi setelah akun media sosial facebook dan email miliknya diretas oleh penjahat, Rabu (26/12). Melalui akun itu, pelaku meminta uang kepada sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Bantul. Untungnya belum ada korban yang mentransfer uang karena buru-buru curiga dengan ulah pelaku.
Salah satu teman facebook Abdul Halim Muslih, Kholis Munandar mengaku mendapatkan pesan inbox pada Selasa (24/12) siang. Dalam pesan tersebut, pelaku yang mengaku sebagai Wabup Bantul meminta tolong agar Kholis membantunya untuk mentransfer uang dan uang tersebut akan dikembalikan sore harinya.

Saat itu dia sudah mulai curiga lantaran Wabup tidak pernah berkomunikasi melalui pesan facebook. Untuk memastikannya, dia menghubungi Wabup melalui pesan WhatsApp. Saat itulah baru diketahui jika akun tersebut telah dibajak.
Dikatakan, saat itu pelaku meminta transfer sebanyak Rp 2,5 juta ke rekening Bank BNI 0714856507 atas nama Sri Wahyuni Permata.
Kepada Merapi, Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih membenarkan aksi peretasan akun facebook miliknya. Menurutnya, kejadian itu pertamakali diketahui Senin (24/12) siang setelah salah satu stafnya melapor mendapatkan pesan facebook yang janggal.

Saat itu Halim, sapaan akrabnya, mencoba untuk masuk (log in) ke akun facebooknya, namun selalu gagal. Kemudian satu persatu sasaran penipuan pelaku pun melapor kepadanya. “Saya tidak bisa masuk ke akun itu sampai sekarang karena hacker juga meretas email saya,” sebutnya.
Lebih lanjut, Halim mengaku telah melaporkan aksi ini kepada Polres Bantul. “Hari ini saya sudah laporkan ke Polres. Sebab pelaku tidak hanya membajak akun tapi sudah menipu dengan nama saya,” sebutnya. (C1)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Tak Asal Panggil Wartawan

BEBERAPA hari lalu wartawan SKH KR Asrul Sani dipanggil kepolisian Resor Kulonprogo untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait tulisannya yang

Close