TELAH PURNA TUGAS – Anggota Korpri Sleman Terima Tali Asih

MERAPI-ISTIMEWA - Sri Muslimatun menyerahkan tali asih kepada Kuntadi, salah satu anggota Korpri Sleman yang masuk masa pensiun.
MERAPI-ISTIMEWA – Sri Muslimatun menyerahkan tali asih kepada Kuntadi, salah satu anggota Korpri Sleman yang masuk masa pensiun.

SLEMAN (MERAPI) – Sebanyak 300 anggota Korpri yang telah purna tugas pada tahun 2018 menerima program Tali Asih. Agenda tersebut diberikan Korpri Kabupaten Sleman sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada anggotanya yang telah memasuki masa pensiun.

Pemberian bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun didampingi Sumadi, Ketua Korpri Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (18/12).

Dalam sambutannya Sumadi menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan Tali Asih ini seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah masuk masa purna tugas atau pensiun mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.000.000 yang berasal dari iuran rutin anggota Korpri Kabupaten Sleman.

“Tali Asih merupakan program yang dicanangkan oleh Dewan Pengurus Korpri sejak Desember 2012 dan telah dijadikan program prioritas bagi Dewan Pengurus Korpri sejak 2013 hingga sekarang. Maksud dan tujuannya adalah untuk memberikan penghargaan kepada anggota yang purna tugas,” kata Sumadi.

Sementara itu, Sri Muslimatun pada kesempatan tersebut menyampaikan, masa purna tugas sebagai seorang aparatur pemerintah merupakan prestasi yang cukup membanggakan. Hal tersebut sebagai bukti bahwa mereka telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan dengan baik.

“Ini patut disyukuri mengingat tidak setiap pegawai dapat mencapai prestasi seperti yang dicapai oleh bapak dan ibu. Ada pula PNS harus mengajukan pensiun dini dengan beberapa alasan,” tegas Muslimatun

Muslimatun berpesan, kepada para pejabat yang telah purna tugas agar tetap berbakti kepada bangsa dan negara dengan kemampuan, keahlian, keterampilan, dan porsi yang dimiliki. Dedikasi sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang selama ini dijalankan tidak boleh berakhir setelah masa purna tugas tiba.

“Pada prinsipnya, pengabdian kepada negara, bangsa dan masyarakat tidak hanya sewaktu kita bekerja. Namun harus selalu diwujudkan oleh setiap warga. Masa purna tugas yang saat ini merupakan siklus atau fase selanjutnya yang harus dijalani, tidak perlu berkecil hati dan bersusah diri. Karena masa purna tugas bukanlah menjadi label bahwa semua aktifitas kita harus terhenti. Atas semua ilmu dan pengalaman yang bapak dan ibu peroleh selama mengemban amanat sebagai PNS harus terus didedikasikan dalam membangun masyarakat,” pintanya. (Awn)

Read previous post:
Mayoritas UMKM di Bantul Enggan Urus Izin

BANTUL(MERAPI) - Di Kabupaten Bantul terdapat sedikitnya 48 ribu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Namun dari jumlah tersebut baru

Close