KYAI PAHING, PENYEBAR AGAMA ISLAM DI TEMBARAK (4) – “Le, Mbok Inyong Iki Digawekake Omah”

PADA tahun 2012, makam Kyai Pahing ditemukan kembali oleh sesepuh Padepokan Makukuhan di Magelang, H. Chabib Sudarmadi. Menurut ceriteranya, ketika H. Chabib Sudarmadi menderita sakit parah dan rawat inap di salah satu rumah sakit di Magelang, dia mengalami ‘koma’, dan oleh dokter dinyatakan detak jantungnya sudah berhenti. Selang delapan menit kemudian, dia tersadar dan ruang ICU dipindah ke ruang perawatan. Dia ingat, harinya Jum’at, sekitar pukul 16.00.

Malam harinya, secara gaib dia ditemui oleh sesosok orang tua yang sama sekali belum dikenalnya. Sosok orang tua misterius itu kemudian bertanya kepadanya dengan logat bahasa Jawa yang khas, “Le, mbok inyong iki digawekake omah. Saben dina inyong iki diidak- idak wedhus karo endhel.” (Nak, saya ini agar dibuatkan rumah. Setiap hari saya ini diinjak-injak kambing dan anak itik).

Mendengar permintaaan dari sosok orang tua gaib itu, kemudian H. Chabib Sudarmadi bertanya, “Lho, mbah panjenengan niku sinten?” (Lho, mbah anda itu siapa?).

Lho, dhek’e ora ngerti ta? Ya, wis, sesuk lungaa menyang mesjid Pahing, nang Menggoro, Temanggung,” (Lho, kamu tidak tahu, ta? Ya, sudah, besok pergilah ke masjid Pahing di Menggoro, Temanggung), jawab sosok misterius itu.

MERAPI-AMAT SUKANDAR Masjid Menggoro tampak dari luar.
MERAPI-AMAT SUKANDAR
Masjid Menggoro tampak dari luar.

Pada hari Senin, H. Chabib Sudarmadi minta pulang dari rawat inap di rumah sakit, meski belum sehat benar dan istirahat di rumah. Hari berikutnya dia minta kepada keluarganya agar diantar pergi ke masjid Pahing. Tiba di desa Menggoro dia menemui Kyai Maemun, tokoh masyarakat desa itu dan menyampaikan maksudnya. Setelah menemui Gus Kafi, pertama kali dia diantar dan ditunjukkan suatu tempat di belakang masjid Menggoro. Namun, tempat itu ternyata bukan makam Kyai Pahing. Kemudian dengan diantar Kyai Maemun, dia mencari lagi di mana makam mBah Kyai Pahing. (Amat Sukandar)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Alunan Biola di Rumah Tua

MALAM itu Bu Ria (nama samaran) sengaja ke sekolah, karena ada sesuatu yang tertinggal di sekolah. Afa yang harus diambilnya

Close