PERAMPOKAN BERAWAL DARI KECELAKAAN-Mahasiswa Diberondong Tembakan, Rekening Dikuras

MERAPI-NOOR RIZKA Kedua tersangka pencurian dengan kekerasan dan perampasan bersenjata air soft gun diringkus Satreskrim Polresta Yogya.
MERAPI-NOOR RIZKA
Kedua tersangka pencurian dengan kekerasan dan perampasan bersenjata air soft gun diringkus Satreskrim Polresta Yogya.

 YOGYA (MERAPI) – Dua residivis, FA (34) warga Karanganyar dan RDP (21) warga Yogya, harus mendekam di balik jeruji besi atas perbuatannya. Kedua tersangka melakukan perampasan yang mengakibatkan korban Faris Padmaji (19) mahasiswa asal Sumatera Selatan luka tembak air soft gun di betis dan paha.
Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Sutikno didampingi Iptu Basungkawa, Jumat (14/12) menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari senggolan motor antara tersangka dan korban di Jalan Bantul-Yogya pada Sabtu (1/12) silam. Saat itu, motor korban tiba-tiba dipepet oleh tersangka dan bersenggolan. Atas kejadian itu, tersangka tidak terima. Mereka lantas minta ganti rugi pada korban.
“Korban memberikan uang Rp 150 ribu sebagai ganti rugi. Tapi tersangka marah-marah dan meminta tambahan uang lagi,” kata Iptu Basungkowo.
Usai marah-marah, tersangka langsung merebut HP dan power bank korban. Tersangka masih marah-marah dan memaksa korban agar ke ATM untuk mengambil uang tambahan ganti rugi.

“Tersangka menguras uang Rp 3 juta milik korban. Total kerugian korban mencapai Rp 3,95 juta,” jelasnya.
Tak hanya itu, tersangka juga sempat melukai korban menggunakan air soft gun. Tersangka memberondong korban dengan 4 tembakan dan mengenai betis kanan dan paha kiri. Peluru gotri air soft gun tersangka, bersarang di kaki korban.
Polisi segera melakukan penyelidikan usai mendapat laporan dari korban. Berdasarkan keterangan korban, rekaman CCTV dan pelacakan HP, polisi berhasil meringkus tersangka. Polisi juga menyita barang bukti kejahatan, antara lain satu unit airsoft gun, uang tunai Rp 250 ribu, satu buah handphone merk Lenovo dan motor Honda beat warna hitam nopol AB 3255 XY.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 dan 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Polisi masih mengembangkan penangkapan tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada TKP lain. (Riz)

Read previous post:
MERAPI-AMIN KUNTARI Kunjungan Menhub Budi Karya ke lokasi proyek pembangunan Bandara NYIA.
APRIL 2019 SUDAH LAYANI PENERBANGAN INTERNASIONAL-Warga Yogya Bisa Umrah Lewat Bandara NYIA

TEMON (MERAPI) - Proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon sudah berjalan 19 persen. Dipastikan, April

Close