5 PELAKU DARI MAL KE MAL-Komplotan Pengutil Baju Bermerek Diringkus

MERAPI-SAMENTO SIHONO Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Polsek Mlati
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Pelaku beserta barang bukti saat digelandang ke Polsek Mlati

MLATI (MERAPI)- Komplotan pencuri spesialis pakaian bermerk yang beraksi di salah satu pusat perbelanjaaan di Sleman berhasil diringkus aparat Reskrim Polsek Mlati. Dari tangan mereka, polisi menemukan 25 barang bukti berupa pakaian, celana dan sepatu.
Komplotan ini beranggotakan lima orang. Yaknii DR (36) dan AS (33) warga Maluku, ES (33) warga Palembang, NJ (32) warga Ternate dan IL (40) warga Ternate. Rata-rata jenis pakaian hasil curian yang cukup terkenal dengan harga rata-ratanya di atas Rp 350 ribu.
“Jika seluruh baju ini dihitung, maka hasil pencurian para tersangka ini mencapai Rp 4,5 juta,” kata Kapolsek Mlati Kompol Yudi Bayu didampingi Kanit Reskrim Iptu Made Wira Suhendra kepada wartawan, Kamis (13/12).
Dikatakan, terungkapnya sindikat pencurian lintas provinsi ini berawal dari rekaman CCTV sebuah mal di Mlati, Sleman yang dipelototi petugas. Petugas mencurigai pelaku karena terlihat mondar-mandir di mal dengan menggunkan jaket yang tidak wajar dan terlihat mengembang.

Karena curiga, petugas lantas melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku, yakni DR. Setelah digeledah, ditemukan barang-barang bermerek yang disembunyikan dari balik jaketnya. Setelah dikroscek, pemilik toko membenarkan barang itu miliknya.
Mengetahui salah seorang tersangka berinisial DR ditangkap petugas, keempat temanya kemudian melarikan diri ke Jakarta dengan menggunakan mobil yang mereka bawa. Namun, keempatnya pun kemudian berhasil ditangkap di Jakarta.
“Empat tersangka kita tangkap di Jakarta saat berada di pusat perbelanjaan. Dari hasil pemeriksaan mereka juga beraksi di luar wilayah Yogya dengan modus yang sama,” tandasnya.
Yugi menjelaskan, modus mereka sederhana, yakni dengan berpura-pura membeli baju. Meski demikian komplotan ini tergolong profesional. Karena dalam beraksi mereka mempunyai peran masing-masing untuk mengelabui penjaga.

Tersangka DR berperan menunjuk barang yang akan diambil sedang AS dan NJ bertugas mengalihkan perhatian pihak keamanan. Sementara ES dan IL sebagai eksekutor dengan mengambil barang kemudian dimasukan dalam jaket.
Setelah mendapatkan barang yang diinginkan kemudian dibawa ke dalam mobil, setelah itu kedua tersangka kembali ke toko untuk mengambil barang lain. “Kami masih kembangkan kasus ini, karena ada kemungkinan mereka adalah sindikat pencurian lintas provinsi,” ujar Yugi.
Sementara itu Made menambahkan barang hasil curian tersebut selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk dijual dengan harga di bawah pasaran. Namun pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut terkait kemungkinan lokasi pencurian lainnya.
Akibat perbuatannya, ketiga pelaku ditahan di polsek Mlati, sedangkan dua tersangka perempuan ditahan di Polres Sleman. Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara. (Shn)

Read previous post:
Manajemen PSS Rencana Tambah 6 Pemain

  SLEMAN (MERAPI) - Meski belum pasti terpilih sebagai Manajer dan Tim Pelatih PSS Sleman musim depan di Liga 1,

Close