BABAK 64 BESAR PIALA INDONESIA – PS Tira Kalahkan PSIM 2-0

Pemain PS Tira, Pandi Lestaluhu (kiri) menguasai bola dibayangi pemain PSIM, Risman Maidullah. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)
Pemain PS Tira, Pandi Lestaluhu (kiri) menguasai bola dibayangi pemain PSIM, Risman Maidullah. (MERAPI-BENI WIDYASWORO)

 

BANTUL (MERAPI) – PS Tira memenangi laga melawan PSIM Yogya dengan skor 2-0 pada babak 64 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (11/12) sore. Namun pertandingan terhenti di menit 80 setelah terjadi kerusuhan.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan relatif imbang. Kedua tim sama-sama tak langsung memperagakan permainan menyerang di menit-menit awal. Memasuki pertengahan babak pertama, justru PSIM mampu menebar ancaman ke gawang PS Tira yang dikawal Teguh Amirudin.

Dua peluang emas tercatat sempat didapat PSIM. Supriyadi Eeng yang mendapat umpan matang dari M Rifky Suryawan, tak mampu melesakkan bola ke gawang yang sudah tidak terjaga setelah sepakannya melenceng ke kanan gawang. Begitu pula Ismail Haris yang tinggal berhadapan dengan kiper, bola malah melesat ke kiri gawang PS Tira. Paruh pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, tim berjuluk The Young Warriors mulai meningkatkan tempo permainan. Lini pertahanan PSIM yang dikawal Edo Pratama dan Nanda Bagus berulangkali mendapat ancaman. Pada menit 52, Herwin Tri membuka keunggulan PS Tira setelah meneruskan sundulan Dimas Drajat di mulut gawang PSIM yang dijaga Ivan Febrianto.

Tertinggal satu gol, PSIM coba memberikan perlawanan. Serangan melalui M Rifky kembali membahayakan gawang PS Tira. Sepakannya dari luar kotak penalti sempat mengenai tangan salah satu pemain PS Tira tapi wasit tak melihatnya sehingga tak ada hadiah penalti bagi PSIM.

Ketika memasuki menit 79, PS Tira kembali membobol gawang PSIM. Adalah Pandi Lestaluhu yang lepas dari jebakan offside, tanpa pengawalan melesakkan bola ke gawang yang tak lagi terkawal oleh kiper PSIM. Gol ini memicu kerusuhan. Oknum suporter PSIM turun ke lapangan yang membuat laga terhenti.

Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak mengatakan jika pihaknya sebenarnya puas dengan penampilan Pratama Gilang dan kawan-kawan yang bisa mengimbangi permainan PS Tira. “Namun sikap suporter yang tidak dewasa dengan turun ke lapangan, jelas sangat mengecewakan. Ini seharusnya tak boleh terjadi. Memang saya akui keputusan wasit banyak yang merugikan,” katanya.

Sedangkan Asisten PS Tira, Mahruzar Nasution menyampaikan bahwa sebenarnya permainan PSIM bagus. Hanya saja, adanya ulah suporter yang sampai masuk ke lapangan dan menyerang mejadikan pihaknya merasa kecewa. “Yang jelas tentu kecewa dengan kondisi seperti itu,” ujarnya. (Oro)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-BENI WIDYASWORO Para pendukung PSIM merangsek masuk ke lapangan setelah kecewa dengan wasit. Aksi mereka sempat dilawan oleh sejumlah pemain PS Tira.
PS TIRA VS PSIM RUSUH-Suporter Baku Hantam dengan Pemain

BANTUL (MERAPI) -Kerusuhan dalam sepakbola kembali terjadi. Kali ini mewarnai pertandingan antara tuan rumah PS Tira Bantul menjamu PSIM Yogya

Close