KASUS CAH KLITIH TEWAS DITABRAK KORBAN-Polisi Temukan Rokok Elektrik Hingga Pil Koplo

SEYEGAN (MERAPI)-  Polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan milik dua cah klitih yang tewas ditabrak korbannya di depan Puskesmas Seyegan, Sleman.
“Kami menememukan rokok elektrik dan satu butir pil koplo di sebuah tas kecil yang tergekletak di lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Seyegan AKP Masnoto kepada wartawan, Jumat (7/12). Menurut dia, pihaknya menerima laporan kejadian itu dari warga sekitar pukul 02.30. Polisi segera melakukan olah TKP. Sampai di lokasi, polisi mendapati dua orang pelaku, AR dan RT sudah tewas. Sedangkan mobil pikup dalam posisi ngguling. “Saat itu barang bukti masih di TKP, termasuk stik besi yang dibawa pelaku,” jelas Masnoto.

Dikatakan, dua cah klitih yang tewas itu kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Sedangkan korban luka dibawa ke RS At Taurot Seyegan. Menurut Masnoto, polisi langsung menindaklanjuti temuan pil koplo itu. Sejumlah warga lantas dimintai keterangan. Dari keterangan warga sekitar, diketahui memang kedua pelaku sering mengonsumsi pil koplo dan mabuk minuman keras. “Keterangan saksi masih kita kembangkan untuk bahan penyelidikan,” jelasnya.

Kejadian ini menarik minat warga sekitar untuk berbondong-bondong ke lokasi kejadian. Selain itu, informasi ini kemudian menyebar di media sosial. Banyak pengguna media sosial mengomentarinya. Bahkan di sebuah postingan grup media sosial, ribuan warga berkomentar. Rata-rata mengecam ulah kedua pelaku klitih. Sebab sampai kini, kejahatan klitih sangat meresahkan, sedangkan pelaku banyak yang dihukum ringan.

Seperti diketahui, aksi kejar-kejaran antara dua orang cah klitih dengan korbannya yang mengendarai mobil pikup di Jalan Raya Seyegan-Kebonagung tepatnya di depan Puskesmas Seyegan, Sleman berakhir tragis, Jumat (7/12) dinihari. Kedua pelaku klitih tewas setelah motor mereka ditabrak korban yang melawan usai kaca mobilnya dihantam stik besi tanpa sebab.
Korban tewas adalah AR (19) warga Margoagung, Seyegan, Sleman dan RT (16) pelajar warga Margodadi, Seyegan, Sleman. Mereka mengalami luka parah di bahgian kepala. (Shn)

Read previous post:
25 Komunitas Gelar Festival Kampung Satwa

MOYUDAN (MERAPI) - Sebanyak 25 komunitas pecinta satwa dan tumbuhan dari Magelang, Semarang dan Yogyakarta berkumpul dan menggelar kegiatan Kampung

Close