Ditabrak Korban, 2 Cah Klitih Tewas

MERAPI-HUMAS POLSEK SEYEGAN Polisi melakukan olah TKP sesaat setelah kejadian dua cah klitih tewas
MERAPI-HUMAS POLSEK SEYEGAN
Polisi melakukan olah TKP sesaat setelah kejadian dua cah klitih tewas

SEYEGAN (MERAPI)- Dua orang cah klitih tewas usai terlibat aksi kejar-kejaran dengan korbannya yang mengendarai mobil pikup di Jalan Raya Seyegan-Kebonagung tepatnya di depan Puskesmas Seyegan, Sleman berakhir tragis, Jumat (7/12) dinihari.
Korban tewas adalah AR (19) warga Margoagung, Seyegan, Sleman dan RT (16) pelajar warga Margodadi, Seyegan, Sleman. “Keduanya meninggal di lokasi kejadian,” kata Kapolsek Seyegan AKP Masnoto kepada wartawan.
Dikatakan Masnoto, awalnya korban Nur Irawan (33) memacu mobil pikup R-1913-VE dari Rumahnya di Dusun Mriyan, Seyegan, Sleman ke arah timur menuju daerah Ketingan, Mlati, Sleman pada Jumat dinihari pukul 02.00. Korban bermaksud memotongkan ayam karena berprofesinya memang penjual ayam potong.
Dalam perjalanan menuju Ketingan, sesampainya di pertigaan depan Kantor Kecamatan Mlati, korban berpapasan dengan kedua pelaku cah klitih yang berboncengan motor Honda Scoopy AB-2591-EX.

Tiba-tiba saat mereka berpapasan, salah satu pelaku memukulkan tongkat besi ke arah kaca mobil korban hingga kaca mobil itu pecah.
Mendapat serangan mendadak, korban pun kaget. Dia spontan memutar balik mobilnya untuk mengejar kedua pelaku. Sesampainya di Perempatan Seyegan, korban berhasil mendekat ke motor pelaku.
Namun saat korban mendekat, salah satu pelaku memaki korban dan bahkan mengancam akan membunuhnya sambil mengacungkan tongkat besi. Sesampainya di depan Puskesmas Seyegan, mobil korban pun menabrak motor pelaku dengan keras.
Menurut Masnoto, akibat kejadian itu, kedua pelaku langsung tewas di lokasi kejadian. Sedang korban dan istrinya mengalami luka berat. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KARTUN – 7 November 2018

Close