PRESIDEN HADIRI MILAD 1 ABAD MUALIMIN-Hargai Perbedaan Pilihan Sebagai Anugrah

MERAPI-BENI WIDYASWORO Presiden RI, Joko Widodo berswafoto dengan siswa Mualimin Muhamadiyah Yogyakarta.
MERAPI-BENI WIDYASWORO
Presiden RI, Joko Widodo berswafoto dengan siswa Mualimin Muhamadiyah
Yogyakarta.

YOGYA (MERAPI)- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo hadir
dalam Milad 1 Abad Mualimin-Mualimat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis
(6/12). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Indonesia
tersebut membahas masalah infrastruktur dan keberagaman yang ada di
Indonesia.
Pembangunan infrastruktur menjadi hal yang penting untuk mobilitas
jalan dan barang. Infrastruktur tersebut meliputi bandara, jembatan,
pelabuhan hingga jalan tol. “Jika tidak ada bandara, pengiriman barang
hanya bisa dilakukan lewat perjalanan darat, di mana itu bisa memakan
waktu lebih lama dibandingkan lewat udara,” terang Jokowi di depan
ratusan siswa Mualimin-Mualimat Muhammadiyah Yogyakarta.
Dikatakan Jokowi, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan salah
satu wujud meningkatkan persaingan dengan negara lain, terutama di
bidang ekonomi. “Ketika negara lain sudah memiliki bandara dan
pelabuhan, tentu kita juga harus memilikinya agar bisa mengimbangi
persaingan dari luar,” katanya.

Tak hanya itu, Jokowi menyebutkan bahwa dengan adanya pembangunan
infrastruktur itu diharapkan bisa mempermudah akses perjalanan
masyarakat Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. “Indonesia ini
kan terdiri dari 17 ribu pulau. Melalui adanya infrastruktur ini juga
menjadi upaya pemerintah untuk saling meningkatkan persatuan,”
ujarnya.
Dari total 214 suku yang ada di Indonesia, terdiri dari 1.100 bahasa
daerah. “Adanya keberagaman ini justru harus kita syukuri, karena ini
anugerah dari Allah. Meskipun tidak semua masyarakat bisa satu
pilihan, ya mari dihargai bersama. Dalam satu kesempatan tidak saling
menyapa karena tidak memiliki pilihan sama, hal itu tak perlu terjadi.
Mari kita hargai perbedaan yang ada di negeri kita, karena ini
merupakan anugerah,” paparnya.
Jokowi juga menyampaikan adanya peran pemerintah untuk pembangunan
Kampus Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta yang akan dimulai pada bulan
ini. “Bukan tahun depan, pembangunan akan dimulai minggu depan. Itu
sudah saya sampaikan kepada Bu Rini Soemarno selaku Menteri BUMN,”
tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Umum PP Muhammadiyah
Haedar Nashir, Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri
BUMN Rini Soemarno, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Walikota Yogya
Haryadi Suyuti, serta Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad ‘Buya’ Syafii
Maarif.
Sementara itu, Buya Syafii mengungkapkan bahwa Jokowi merupakan
Presiden RI pertama yang mengunjungi Mualimin Muhammadiyah di
Yogyakarta. “Presiden memiliki perhatian terhadap Muhammadiyah karena
memang terbukti membantu pembangunan Kampus Mualimin,” ungkapnya.
(Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SIDANG CAH KLITIH-9 Kali Lempar Mobil, Dituntut Vonis Ringan

BANTUL (MERAPI)-Cah klitih yang beraksi melempar kaca mobil, AP bin Darusalam (18) warga Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul dituntut 8 bulan

Close