Bercanda Pura-pura Tenggelam, Pemuda Ini Tewas Terseret Arus Kali Oya

MERAPI-SUKRO ROYADI Tim Inafis Polres Bantul dan PMI Bantul memeriksa jenazah korban sesaat setelah tenggelam.
MERAPI-SUKRO ROYADI
Tim Inafis Polres Bantul dan PMI Bantul memeriksa jenazah korban sesaat setelah tenggelam.

BANTUL (MERAPI)- Raden Bagus Suryo Kusumo (22) asal Mergangsan Yogyakarta tewas tenggelam saat mandi di Sungai Oya Dusun Wunut Kedungmiri Desa Sriharjo Imogiri Bantul, Kamis (6/12) sore. Warga sudah berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Sebelum tewas, korban sempat bercanda pura-pura tenggelam dengan melambaikan tangan kepada teman-temannya.
Berdasarkan pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dan dokter Puskesmas Imogiri, tidak ditemukan indikasi kekerasan di tubuh korban.
Salah satu saksi yang juga rekan korban, Lili mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.45. Sore itu korban bersama lima rekannya memang ingin main air sungai. Begitu sampai di tepi sungai, mereka langsung bermain dan juga foto selfie di aliran sungai tersebut. “Setelah itu korban sempat bilang kepada kami jika ingin mencoba derasnya Sungai Oya di sisi selatan,” ujar Lili.

Saksi mengungkapkan, setelah menceburkan ke aliran sungai sisi selatan, korban sempat melambaikan layaknya orang tenggelam. Namun ternyata hanya bercanda, kemudian melambaikan tangan lagi dan kembali bercanda. Baru lambaian tangan ketiga korban tiba-tiba terseret arus dan langusung tenggelam. “Yang pertama kami kira lambaian tangan sungguhan, ternyata bercanda. Kemudian yang kedua juga sama hanya bercanda. Setelah itu korban kembali melambaikan tangan lagi. Saya dan kawan- kawan mengira bercanda lagi, ternyata beneran tenggelam,” ujar Lili. Dikatakan, peristiwa tenggelamnya korban berlangsung sangat cepat sekali. “Setelah tangan melambai, langsung hanyut tidak kelihatan,” jelasnya.

Melihat rekannya tenggelam, saksi berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Dalam tempo singkat, warga berhasil mengangkat korban dari dasar sungai.
Subandar dari Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Sriharjo mengatakan, lokasi korban tenggelam punya kedalaman sekitar tiga meter lebih. “Begitu ada teriakan minta tolong, warga langsung berenang mencari korban dari dasar sungai dan langusung bisa diangkat. Tetapi sudah meninggal,” ujarnya.
KSPKT 3 Polres Bantul Ipda Tono Wibowo SH mengatakan, setelah diperiksa Tim Inafis dan dokter, tidak ada indikasi kekerasan dalam tubuh korban. (Roy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Nenek Korban Kejahatan

  PENJAHAT terkadang tidak pilih-pilih sasaran. Tak peduli siapa korbannya, entah itu anak-anak atau orangtua, asal ada barang berharga langsung

Close