Usai Jihadi, Periksa Kesehatan Gratis

Suasana pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. (MERAPI-SULISTYANTO)

SUASANA kompleks Masjid Al Huda Godean Sleman tampil beda setiap Ahad Pagi. Pasalnya, Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean rutin menggelar Pengajian Ahad Pagi (Jihadi) di masjid setempat.

Lebih khusus setiap Ahad Legi, pembicara pengajian yang dihadirkan biasa yang sudah kondang. Setelah Jihadi, sebagian peserta pengajian pun semangat mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun pengobatan gratis. Selain ada juga yang membeli busana muslim, sebab ada sejumlah peserta pengajian membawa jualan busana muslim lalu ditempatkan pada meja.

“Pengajiannya biasa antara pukul 06.00 sampai 07.30. Khusus Ahad Legi jumlah peserta lebih banyak dan setelah pengajian biasa ada kegiatan pemeriksaan maupun pengobatan gratis,” ungkap salah satu panitia Jihadi, Haris Darmawan, baru-baru ini.

Ratusan peserta Jihadi, mayoritas bapak-bapak dan ibu-ibu banyak berada di dalam masjid. Namun biasa juga <I>mbludak<P> sampai luar masjid, baik di bagian utara, timur maupun selatan masjid. Untuk kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis cukup dengan beralaskan tikar di selatan kompleks Al Huda. Sebagai panitia inti kegiatan ini Majelis Pelayanan Sosial (MPS) PCM Godean.

Menurut Koordinator MPS PCM Godean, Ngatijo, pihaknya merasa beruntung sebab Direktur RS At Turots Al Islamy, dr H Salman Santosa juga anggota MPS serta bersedia memperkuat pemeriksaan serta pengobatan gratis. Ditambah lagi ada pegawai Puskesmas 1 Godean, Yusuf Nabawi serta tiga tenaga perawat ikut memperkuat kegiatan tersebut. Bahkan selain setelah kegiatan Jihadi, pihaknya sering diundang juga di beberapa masjid.

“MPS PCM Godean rutin juga diundang beberapa takmir masjid untuk mengadakan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Biasanya dibarengkan dengan kegiatan pengajian rutin juga,” jelas Ngatijo.

Sementara itu menurut dr H Salman, mayoritas lansia yang mengikuti pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis mempunyai keluhan kesehatan kemunduran fungsi organ tubuh, karena seiring bertambahnya umur. Jenis keluhannya antara lain hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat sampai peradangan sendi. Gangguan kesehatan seperti ini terutama dipengaruhi soal pola hidup, lingkungan serta pola makan.

“Kita dari tim MPS menyediakan beberapa alat untuk cek kesehatan, termasuk pula ada obat-obat sederhana,” paparnya. (Yan)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIVISI UTAMA SLEMAN SEMBADA – PS Pemda Temani AMS

  SLEMAN (MERAPI) - PS Pemda mendapat satu tiket ke babak 6 besar menemani AMS dari Grup Tengah Liga Divisi

Close