PENJAHAT BERAKSI DI BANYAK LOKASI-Disergap di Rumah, Ternyata Sudah Berada di Penjara

CANGKRINGAN (MERAPI)- Petugas Jajaran Reskrim Polsek Cangkringan berhasil mengamankan seorang residivis, SR (36) warga Giri Kusumo, Demak, Jawa Tengah setelah terlibat pencurian sepeda motor di Wilayah Cangkringan. Saat hendak dibekuk, dia ternyata tengah menjalani hukuman di Lapas Wirogunan, Yogya karena kasus lain.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita sepeda motor AB 6079 XZ dan satu kunci motor lain.
Kapolsek Cangkringan AKP Sutarman kepada wartawan, Jumat (30/11)mengatakan, akibat ulah pelaku tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 12 juta, sedangkan barang bukti diamankan di Polsek Cangkringan.
“Saat kita lakukan penyelidikan, pelaku ternyata sudah ditangkap petugas di Kota Yogyakarta, karena terlibat kasus lain. Kita hanya bisa berhasil dapatkan barang buktinya,” beber AKP Sutarman.
Dikatakan, aksi pencurian itu terjadi pada 13 Januari 2017 lalu di tempat parkir Villa Padi Cangkringan. Kejadian itu bermula saat seorang pekerja sedang bersih-bersih di sekitar lingkungan villa, namun tiba-tiba mendengar suara mesin sepeda motor berjalan.

Karena curiga, saksi lantas mengecek di lokasi parkiran dan ternyata sepeda motor sudah tidak ada di tempatnya. Peristiwa itu lantas dilaporkan pada pemiliknya, kemudian diteruskan ke Polsek Cangkringan. Mendapat laporan itu, petugas lantas melakukan penyelidikan.
Dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cangkringan Ipda Lilik Mulyadi, penyelidikan menemukan titik terang identitas pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan saksi. Alhasil petugas berhasil menemukan identitas pelaku. Namun saat akan dilakukan penangkapan di rumahnya, pelaku ternyata telah diamankan polisi di Kota Yogya.
“Pada tanggal 26 November 2018 kita lakukan penyidikan ke Lapas Klas II A Wirogunan Yogyakarta, ternyata benar bahwa pelaku telah menjalani Vonis dalam perkara tindak pidana Penggelapan di Bantul,” kata Lilik.
Lanjut Lolik, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku telah mengakui bahwa telah mencuri sepeda motor di villa tersebut. Kendati demikian barang bukti berada di rumah seorang pedagang durian bernama Gunarso warga Gunung Pati Semarang.

Berbekal informasi itu, petugas kemudian mendatangi rumah Gunarso. Akan tetapi menurut pengakuannya, bahwa sepeda motor curian itu telah diberikan untuk membayar buah durian kepada Tunut, pedagang durian di wilayah Wonosobo Jawa Tengah.
“Kita temukan sepeda motor itu di Wonosobo, di rumah Tunut. Selanjutnya barang bukti sepeda motor tersebut diamankan dan dibawa ke Polsek Cangkringan untuk dilakukan Penyidikan,” tandasnya.
Akibat perbuatannya kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Klas II A Wirogunan Yogya, sementara barang bukti diamankan di Polsek Cangkringan. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian sepeda motor dengan ancaman 5 tahun penjara. (Shn)

Read previous post:
PEMAIN DIGUYUR BONUS – PSS Tak Mau Ulangi Sejarah Buruk

  SLEMAN (MERAPI) - Tim Pelatih PSS Sleman bersama manajemen tak mau mengulangi sejarah buruk ketika tampil di final kompetisi.

Close