LESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL – Warga Cepit Gelar Atrasi Seni Budaya

Ladiezt Jingkarak
Jathilan Ladiezt Jingkarak

KEGIATAN Bersih Dusun di Kampung Cepit Soropadan Condongcatur Depok Sleman, dirayakan secara meriah melalui gelar atraksi seni budaya. Kegiatan yang telah dilaksanakan awal November lalu itu, melibatkan berbagai kelompok seni jathilan.

Acara yang didukung Dinas Pariwisata DIY ini menjadi wahana pemersatu warga untuk berpartisipasi melestarikan budaya bangsa yang adiluhung, dan menjadi daya tarik wisata.

Jathilan Kudho Prasetyo
Jathilan Kudho Prasetyo

Dikatakan Yulianto selaku ketua panitia, kegiatan ini diselenggarakan untuk mengembangkan adat seni budaya tradisi, melestarikan kesenian tradisional, sekaligus mendukung pariwisata.

“Kegiatan Bersih Dusun di Cepit Condongcatur ini merupakan kegiatan yang pertama kali diadakan. Selama ini di Kampung Cepit belum pernah ada pementasan Jathilan. Dengan semangat untuk kemajuan kampung, kami mengupayakan dan mengagendakan acara ini secara tahunan dengan bekerja sama antara Pemerintah Condongcatur, maupun Pemerintah DIY. Semoga ke depan bisa ikut menjaga dan meningkatkan Pariwisata di DIY,” ujar Yulianto.

Jathilan Madhu Modho Turonggo
Jathilan Madhu Modho Turonggo

Kegiatan Gelar Atraksi Seni Budaya dikemas secara menarik dengan adanya penampilan kesenian dari Jathilan Kudho Prasetyo dari Pohruboh Condongcatur, Jathilan Madhu Modho Turonggo dari Kayen Condongcatur, Jathilan Roso Tunggal dari Pondok Condongcatur dan Ladiezt Jingkarak dari Wonorejo Ngaglik.
Wardoyo Kepala Seksi ODTW Dinas Pariwisata DIY mengatakan bahwa adanya gelaran bersih dusun ini, secara tak langsung memunculkan destinasi wisata baru yang dikemas melalui gelar pertunjukan seni.

Jathilan Roso Tunggal
Jathilan Roso Tunggal

“Dengan pengemasan dan penataan yang baik, tentu saja bersih dusun ini akan menjadi daya tarik wisata yang potensial. Semoga kedepan akan lebih baik, dan dapat menjadi potensi pelestarian budaya,” tandasnya. (Tri)

 

Read previous post:
Suami Pembunuh Istri Berurai Air Mata

KEBUMEN (MERAPI) - Kasus pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istri di Desa/Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, direkonstruksi dengan 15 adegan di

Close