PSS ke Liga 1, Seto Puji Gonzales

SLEMAN (MERAPI)- Tim kebanggan warga Sleman, PSS Sleman sukses promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan usai menaklukkan Kalteng Putra dua gol tanpa balas dalam laga semifinal Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/11) sore. Dua gol Christian Gonzales di menit 11 dan 55 membuat Elang Jawa (julukan PSS) terbang ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Dua gol itu membuat PSS unggul secara agreget dari Kalteng Putra, setelah dalam leg pertama berhasil menahan imbang tanpa gol. Di final Liga 2, PSS bakal menghadapi Semen Padang pada Senin (3/12) mendatang. Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, memuji konsistensi Christian Gonzales selama tiga pertandingan kandang yang sudah menceploskan delapan gol.
“Gonzales pemain berpengalaman yang sangat konsisten. Tidak heran dia bisa cetak delapan gol di tiga pertandingan kandang. Dia bisa menjaga konsistensi itu dalam tekanan kuat dari dalam dan luar lapangan. Harapannya di final nanti, Gonzales bisa terus mempertahankan konsistensi dan kondisinya,” harap Seto Nurdiyantoro usai pertandingan kepada Merapi.

Dalam laga kemarin, tidak hanya Gonzales yang tengah on fire. Rifal Lastori, Rangga Muslim, Amarzukih dan Aditya Putra Dewa juga bermain baik sepanjang pertandingan. Barisan pertahanan Kalteng Putra yang dikomandoi Hery Susilo hanya bisa mengentikan Lastori melalui tekel keras. Sedangkan Rangga Muslim selalu memenangi duel melawan Yericho Christiantoko. Amarzukih dan Aditya Putra masing-masing menyumbang satu assist bagi Christan Gonzales sementara Ega Rizky terlalu tangguh di bawah mistar bagi barisan penyerang Kalteng Putra.
Di babak pertama, para pemain PSS langsung menyerang ke jantung pertahanan Kalteng Putra. Gelombang serangan membuahkan hasil menit 11 melalui tandukkan Christian Gonzales menyambar umpan Amarzukih. Gol pertama PSS ini menambah energi para pemain menyerang pertahanan Kalteng Putra. Menit 25 Rifal Lastori nyaris memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah melewati bek Kalteng Putra. Sayang tendangannya masih tipis dari gawang Riski Pambudi. Lima menit berselang giliran Ichsan Pratama yang mendapat peluang emas. Tim tamu bukan tanpa peluang. Kembalinya Hari Yudo menebar ancaman pada duet bek tengah yang kemarin dipercayakan pada Zamzani dan Asraq Gufron. Namun kesigapan Ega Rizky di bawah mistar PSS mampu menggagalkan peluang Hary Yudo. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, PSS memperketat marking di lini tengah. Tidak adanya Firman Utina membuat aliran bola Kalteng Putra tak semulus di leg pertama. Dendi Maulana yang diplot Pelatih Kepala Kalteng Putra, Kas Hartadi, menjadi pengganti Firman Utina kerap kehilangan bola saat dijaga Amarzukih. Berawal dari tendangan bebas Aditya Putra Dewa menit 54, Gonzales yang tak terkawal mampu menyambar umpan eks bek Martapura FC itu dan membawa PSS unggul 2-0. Tertinggal dua gol, Kas Hartadi melakukan pergantian dengan memasukkan Michael Rumere. Namun pergantian ini tidak membuahkan perubahan bagi tim tamu. Sebaliknya, Rumere beberapa kali melakukan pelanggaran keras yang berbuah kartu kuning. Pertandingan sempat memanas di menit akhir babak kedua karena tim tamu bermain kasar, beruntung para pemain PSS tidak terpancing hingga skor 2-0 bertahan hingga usai.

Kas Hartadi usai pertandingan mengucapkan selamat pada Seto yang sukses membawa PSS ke Liga 1. Ia mengatakan kekalahan Kalteng Putra disebabkan karena ketidakberuntungan timnya. Menurut Kas Hartadi, PSS pantas memenangi laga karena bisa memanfaatkan peluang emas menjadi gol. “Kami punya peluang tujuh, tapi tidak ada gol. PSS Hanya dua peluang dan bisa bikin gol. Itulah sepakbola, saya bilang kemarin siapa yang bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun dia yang akan menjadi juara. Selamat bagi PSS dan bagi Kalteng kami kurang beruntung saja,” jelas Kas Hartadi.
Sedangkan Seto sendiri tidak mau terlalu larut dalam kemenangan. Usai laga, ia bakal mengecek kondisi para pemain bersama tim medis. Beberapa hari jelang laga final melawan Semen Padang akan dimanfaatkannya untuk menggelar latihan bersama tim. “Pertandingan memang keras dan emosional. Nanti kita lihat apakah pemain kita ada yang akumulasi kartu atau ada pemutihan di partai final lawan Semen Padang. Harapannya di final semua bisa bisa main. Soal siapa yang cedera akan langsung kami cek juga agar bisa ikut latihan persiapan mumpung waktunya panjang,” jelas Seto.

Semen Padang sendiri lolos berkat kemenangan 3-1 atas Persita di Stadion Agus Salim Padang. Pasukan Kabau Sirah sempat dikejutkan melalui gol Persita Tangerang yang dicetak Ryan Kurnia menit ke-29 Ryan Kurnia. Namun gol tersebut langsung dibalas oleh eks striker PSS, Riski Novriansyah tiga menit berselang. Hanya berselang tiga menit dari gol Riski Novrianysah,  Afriansyah mencatatkan namanya di papan skor membawa Semen Padang unggul 2-1. Belum aman, Semen Padang terus berusaha mengejar gol karena di leg pertama kalah 1-0. Gol yang ditunggu datang melalui kaki Irsyad Maulana yang memastikan tiket ke Liga 1 melalui tendangan penalti. (Des)

Read previous post:
Ketinggian Bangunan Sekitar Bandara NYIA Dikendalikan

WATES (MERAPI) - Bangunan yang berada pada radius 15 kilometer dari bandara baru di Kulonprogo dinilai membahayakan penerbangan pesawat sehingga

Close