DIDUGA KORBAN TABRAK LARI-Mayat Mahasiswa Tergeletak di Tengah Jalan

GAMPING (MERAPI)- Seorang mahasiswa bernama Wahid Afrizal (22) warga Klegenrejo, Klirong, Kebumen, Jawa Tengah ditemukan tewas di Simpang Tiga Gamping, Sleman, Rabu (28/11) pukul 04.30 WIB. Mayatnya tergeletak di tengah jalan. Tak ada yang tahu pasti penyebab korban tewas, namun diduga akibat tabrak lari.
“Wahid diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Saat ditemukan, kondisinya sudah tergeletak tak bernyawa di tengah jalan,” beber Kanit Lantas Polsek Gamping AKP Sugiyo kepada wartawan kemarin.

Menurut Sugiyo, korban ditemukan warga yang melintas tergeletak bersama motornya AA 3088 TM di tengah Jalan Ring Road Selatan, Gamping kemarin Subuh. Warga yang menemukan korban langsung menghubungi polisi untuk melakukan pengamanan.
Polisi yang mendapat laporan saksi segera melakukan evakuasi. Saat itu, korban diketahui sudah tewas. Tak ada yang tahu persis penyebab korban tewas, lantaran kondisinya hujan dan sangat sepi.
“Korban ditemukan oleh warga sudah tergeletak di tengah jalan bersama motornya. Petugas yang datang langsung melakukan pengamanan dan membawa korban ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta,” ujarnya.

Menurut Sugiyo, untuk lebih mendalami penyebab korban tewas, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab, sampai saat ini belum ada saksi yang mengetahui secara pasti kejadian itu.
Dari pemeriksaan awal, menurut Sugiyo, korban diduga tewas akibat tabrak lari. Sepeda motor yang dikendarainya diduga melaju dari arah barat bermaksud membelok ke kanan atau selatan. Namun sesampainya di pertigaan Gamping, melaju kendaraan yang tidak diketahui identitasnya yang dari timur. Karena jarak keduanya yang terlalu dekat, sehingga terjadi tabrakan. Usai kejadian itu, kendaraan penabrak yang tidak diketahui identitasnya itu kabur ke arah selatan, dengan meninggalkan korban yang terkapar.
“Penyebab korban tewas masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi juga sudah kita mintai keterangan, kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Lakalantas Polres Sleman,” pungkasnya. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pengusaha Wajib Bayar Upah Buruh Sesuai Penetapan UMK 2019

SUKOHARJO (MERAPI) - Pengusaha dipersilahkan mengajukan keberatan dan meminta penundaan pembayaran upah kepada buruh setelah ada penetapan Upah Minimum Kabupaten

Close