Pria Bejat 8 Tahun Cabuli Anak Tiri

 MERAPI-BAMBANG PURWANTO Tersangka SA (tengah) pencabul anak tiri dibekuk polisi.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Tersangka SA (tengah) pencabul anak tiri dibekuk polisi.

WONOSARI (MERAPI)-SA (44) warga Kecamatan Purwosari, Gunungkidul dibekuk Unit Reskrim Polsek Purwosari, Gunungkidul usai dilaporkan mencabuli anak tirinya selama delapan tahun, Minggu (25/11). Kasus pencabulan disertai ancaman kekerasan tersebut dilakukan SA sejak korban Kencur (nama samaran) masih masih berumur 14 tahun.
“Terlapor sudah kami amankan dan kini sudah menjalani proses hukum,”kata Kapolsek Purwosari AKP Budi Kustanto.
Dijelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula ketika ibu korban mencurigai perilaku aneh anaknya dalam beberapa waktu terakhir. Korban tiba-tiba memilih untuk meninggalkan rumah dan tinggal di tempat saudaranya di wilayah Bantul. Ibu korban berusaha mencari tahu penyebab kepergian anaknya dari rumah dengan cara menanyakan kepada korban. Berbagai upaya dilakukan, tetapi korban tidak mau mengatakan langsung kepada ibunya. Dia justru menyampaikannya kepada saudara sepupunya. “Korban mengatakan kepada saksi jika dia sering dicabuli terlapor dengan disertai ancaman,” imbuhnya.

Mendengar informasi tersebut, ibu korban yang tak lain adalah istri terlapor langsung mendatangi Polsek Purwosari untuk melaporkan kejadian tersebut. Usai mendapat laporan, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dari hasil pemeriksaan sementara, terlapor mengakui perbuatannya. Menurut AKP Budi, terlapor yang kini resmi dinyatakan sebagai tersangka tersebut juga mengakui jika setiap melakukan tindakan pencabulan selalu disertai dengan ancaman kekerasan. Di antaranya jika korban tidak bersedia melayani akan disakiti. “Perbuatan itu dilakukan setiap istrinya tidak berada di rumah dan korban berada di rumah sendirian,” katanya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka sudah menjalani proses hukum dan diancam Pasal 81 ayat 1 atau pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Sub Pasal 285 KUHP atau pasal 289 KUHP atau pasal 294 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
AMBIL RUMAH PENGUSAHA ASING -Anggota DPRD Bantul Digugat

  BANTUL (MERAPI) - Seorang pengusaha asing, Bontje Ardian Johan warga Parangrejo Purwosari Gunungkidul menggugat anggota DPRD Kabupaten Bantul, Sudarto

Close