Hujan Rawan Longsor, Satpol PP Sukoharjo Pantau Lokasi Galian C

Kondisi tebing setinggi 30 meter di lereng Gunung Merapi yang longsor dan menimpa belasan penambang
Ilustrasi galian tambang pasir yang longsor

SUKOHARJO (MERAPI) – Sejumlah lokasi penambahan galian C mendapatkan pengawasan ketat dari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo karena rawan longsor saat musim hujan seperti sekarang. Antisipasi dilakukan untuk menghindari terjadinya longsoran sampai menimbulkan korban. Selain itu juga sebagai bentuk pencegahan pelanggaran perizinan.
Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Rabu (21/11) mengatakan, pengawasan dilakukan terhadap lokasi galian C disejumlah titik dibeberapa wilayah. Petugas diterjunkan langsung untuk memantau penambangan seperti di Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu.

Satpol PP Sukoharjo memandang perlu pengawasan sebagai bentuk pencegahan terhadap kerawanan terjadinya tanah longsor di lokasi galian C. Sebab kondisi sekarang sudah masuk musim hujan dan menyebabkan dibeberapa titik penambangan rawan longsor.

Praktek penambangan galian C yang diawasi Satpol PP Sukoharjo dibeberapa titik mayoritas sudah menggunakan alat berat. Namun disebagian kecil lainnya masih manual.

“Ketika kondisi hujan deras kami harap penambang atau pekerja tidak memaksakan diri menambang karena rawan longsor. Kami sudah melakukan pengawasan tersebut,” ujar Heru Indarjo.

Satpol PP Sukoharjo juga melibatkan sejumlah petugasnya di masing masing desa di ketiga kecamatan. Mereka diminta segera melapor apabila menemukan kejadian di lapangan.

“Kami memantau juga berkaitan dengan perizinan penambangan galian C di lapangan. Sejauh ini belum ada temuan pelanggaran karena semua sudah melengkapi izin,” lanjutnya.

Heru menambahkan, Satpol PP Sukoharjo juga menerjunkan petugasnya untuk melakukan pemantauan berkaitan dengan kerawanan bencana alam seperti banjir dan angin kencang. Sebab memasuki musim hujan rawan terjadi beberapa kasus bencana alam disejumlah wilayah.

Keterlibatan petugas dilakukan secara menyeluruh disemua wilayah tanpa terkecuali. Satapol PP Sukoharjo sudah memerintahkan pada petugasnya untuk segera membantu korban bencana alam apabila ada kejadian.

“Beberapa wilayah rawan banjir juga kami pantau. Petugas harus langsung turun membantu tanpa harus diperintah. Satpol PP Sukoharjo sendiri sudah memberikan pembekalan pada anggota termasuk pada bagian Pemadam Kebakaran (Damkar),” lanjutnya. (Mam)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DPT HP-2 BERTAMBAH 9.339 NAMA – KPU Sleman Tambah 2 TPS

SLEMAN (MERAPI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman memutuskan menambah dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2019. Kedua

Close