UNTUK AMANKAN PEMILU 2019 – Pemkab Sleman Kekurangan Ribuan Linmas

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Rakor dan fasilitasi Kasatgas Linmas Desa dan Kecamatan di aula Bappeda.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Rakor dan fasilitasi Kasatgas Linmas Desa dan Kecamatan di aula Bappeda.

SLEMAN (MERAPI) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kekurangan ribuan personel perlindungan masyarakat (linmas), untuk membantu pengamanan Pemilu 2019. Dari 8.385 personel yang dibutuhkan, saat ini baru ada 6.300 personel.
Jumlah tersebut nantinya akan disebar ke TPS sebanyak 6.782 personel, 1.032 di desa, 527 kecamatan dan 44 personel di KPU. Dan saat ini Pemkab Sleman baru memiliki 6.300 personel linmas. Untuk itu, masih ada kekurangan hingga 2.085 orang.

Guna memenuhi kekurangan tersebut, sejumlah desa mulai melakukan mengangkatan linmas baru. Hanya saja untuk linmas baru ini, mereka tidak memiliki pakaian dinas dari pemerintah seperti linmas yang sudah ada. Terkait hal itu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menaungi linmas terus berkoordinasi dengan KPU.

“Apakah dari KPU akan memberikan seragam baru kepada linmas atau cukup dengan tanda pengenal atau bagaimana. Ini terus kita komunkasikan dengan KPU,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Linmas Satpol PP Fathoni Budi Prabowo di sela-sela Rakor dan fasilitasi Kasatgas Linmas Desa dan Kecamatan di Aula Bappeda Sleman, Kamis (21/11). Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri KPU serta Bawaslu Sleman untuk memberikan informasi terkait Pemilu.

Pada dasarnya tugas linmas itu bersifat suka rela. Karena mereka bersama-sama masyarakat dan instansi seperti TNI/Polri untuk mengamankan wilayah setempat. Jadi, mereka tidak hanya dibutuhkan ketika hendak Pemilu saja.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menuturkan, sesuai dengan UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu, untuk pengamanan itu beririsan dengan kerja linmas. Dan sesuai dengan PKPU 15/2018 juga disebutkan, dalam satu TPS ada dua petugas linmas yang berugas. Meski demikian, KPU paham jika linmas itu menjadi wilayahnya Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk itu KPU RI juga sedang berkoordinasi dengan Kemendagri terkait kewenangannya agar dapat sejalan dengan tahapan Pemilu.

“Linmas tentu memiliki peran penting. Karena nanti mereka yang akan membantu dalam proses pendistribusian logistik. Baik dari TPS ke PPK maupun ke kabupaten,” tegasnya. (Awh)

Read previous post:
Angkutan Umum Turun Drastis

SLEMAN (MERAPI) - Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mencatat jumlah angkutan umum, terutama angkutan pedesaan, di wilayah setempat yang melayani trayek

Close