TERSERET ARUS PANTAI SELATAN, SISWI SMA PINGSAN-Tim SAR Sigap, Wisatawan Lolos dari Maut

WONOSARI (MERAPI)-Sungai di kawasan objek wisata Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul nyaris memakan korban jiwa, Minggu (18/11). Seorang wisatawan, Putri Wulandari (17) warga Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yaris tewas terseret arus sebelum diselamatkan kegigapan anggota SAR.
Usai diselamatkan tim SAR Korwil II yang berada di lokasi kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Wonosari.
Informasi di lokasi kejadian menyatakan, awalnya korban bersama rombongan lain dari Sragen datang ke pantai selatan untuk berwisata. Seperti wisatawan kebanyakan, korban langsung bermain air di sekitar hilir sungai bawah tanah Pantai Baron. Diduga terjebak aliran banjir, tubuh korban hanyut dan terseret aliran sungai  (tempuran) dengan air laut. Dalam waktu yang bersamaan, datang gelombang laut dan menyeret tubuh korban hingga sejauh beberapa meter.

“Kejadian itu cepat diketahui teman-temannya dan langsung minta tolong Tim SAR yang kebetulan disiagakan di lokasi kejadian,” kata Sekretaris Tim SAR Linmas Korwil II Surisdiyanto.
Tim SAR langsung melakukan pertolongan dengan menyelamatkan korban dari ganasnya ombak pantai selatan. Hanya kurang dari sepuluh menit, tubuh siswi sebuah SMA di Sragen, Jawa Tengah ini berhasil diselamatkan dalam kondisi lemas dan pingsan. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung mendapat pertolongan medis di Pos Kesehatan Tim SAR Pantai Baron. Tetapi kemudian langsung dilarikan ke RSUD Wonosari, Gunungkidul untuk mendapatkan pertolongan intensif .“Korban berhasil kita selamatkan dan perkembangan kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik,” ucapnya.

Berkaitan dengan kejadian ini, Surisdiyanto mengimbau kepada wisatawan agar lebih berhati-hati. Khusus di kawasan Pantai Baron, memang terdapat hilir sungai di bawah tanah. Jika musim penghujan, ujarnya, seperti saat ini, berpotensi menimbulkan kecelakaan laut. Apalagi banjir yang berasal dari sungai bawah tanah mengalir tepat di lokasi perairan laut dan menimbulkan pusaran cukup besar. “Kehati-hatian tetap harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut, karena tempat ini sudah sering terjadi kecelakaan hingga meminta korban jiwa,” pungkasnya. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
GELAR KHITANAN MASSAL – Bank Sleman Beri Kontribusi Nyata

SLEMAN (MERAPI) - Dalam rangka menyambut HUT ke-37, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Sleman menyelenggarakan khitanan massal, yang

Close