SEMINAR HUKUM BISNIS DI UMY- Kepatuhan Hukum Wujudkan Wirausaha Mandiri

 

Suasana seminar hukum bisnis di Kampus UMY.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

Suasana seminar hukum bisnis di Kampus UMY.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

KASIHAN (MERAPI) – Munculnya teknologi informasi dengan banyak media sosial yang berkembang di masyarakat menjadi salah satu peluang bagi masyarakat terutama generasi milenial untuk berwirausaha. Salah satunya muncul bisnis online di tengah-tengah masyarakat.

Tetapi mudahnya menjalankan bisnis online tersebut tak terlepas dari permasalah hukum yang sering muncul. Banyaknya usaha yang tak berizin membuat pengusaha kurang berkembang. Apalagi munculnya aksi penipuan menjadi kendala dalam menjalankan usaha atau bisnis.
Banyaknya masalah hukum yang dihadapi pengusaha mengemuka dalam di Seminar Nasional dengan tema ‘Peranan Hukum dalam Berwirausaha Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat’ di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kasihan Bantul, Sabtu (17/11).

Untuk itu, pakar Hukum Bisnis Fakultas Hukum (FH) UMY, Dr Danang Wahyu Muhammad SH MHum mengajak masyarakat dan generasi muda untuk menjadi pengusaha. Karena selama ini masih banyak anak muda lulusan perguruan tinggi mendambakan pekerjaan sebagai PNS maupun di perusahaan besar.
Saat membuka usaha tentu ada kaedah hukum bisnis yang harus dipatuhi. Seperti merek dagang, perizinan harus dimengerti para pengusaha. Jangan sampai apa yang dilakukan dalam berbisnis melanggar hukum. Sehingga ketaatan hukum akan mewujudkan wirausaha mandiri.

“Dengan pemahaman hukum bisnis maka setidaknya pelanggaran hukum dalam bisnis dan wirausaha dapat dihindari. Salah satunya semua persyaratan dan ketentuan dalam berwirausaha harus dipenuhi sebelum seseorang terjun ke dalam bisnis,” jelas Danang.

Sementara Founder PT Umat Mandiri Berkemajuan, Dr Suryo Pratolo MSi Ak CA menyatakan, memahami hukum bisnis bagi pengusaha atau calon pengusaha sangat penting. Seperti dalam bisnis yang dijalani ia selalu mengikuti aturan main yang ada. Karena dengan legalitas yang ada produk terjamin kualitasnya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sehingga dalam bisnis yang taat dan patuh pada aturan hukum serta melibatkan umat tentunya juga menyejahterakan umat sendiri. Dengan begitu dunia bisnis akan berkembang untuk kesejahteraan umat dan masyarakat Indonesia. (C-5)

 

Read previous post:
Bernyanyi dan Bergembira di Tengah Sepi

BU Tiwi (nama samaran) Guru TK itu sudah tidak muda lagi. Namun tubuhnya masih sehat dan energik. Ia tinggal di

Close