KPU TETAPKAN DPTHP-2 – Pemilih di Sleman Berkurang 9.339 Nama

SLEMAN (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap 2(DPT HP-2) sebanyak 773.875 nama. Jumlah ini turun 9.339 nama dibandingkan DPT HP-1, dengan 764.536 nama.

Jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Depok dengan 84.712 nama, Disusul Kecamatan Gamping dengan 68.307 dan Kecamatan Ngaglik ada 66.798 nama. Sedangkan pemilih paling sedikit ada di Kecamatan Cangkringan dengan 23.308 orang.

Komisioner KPU Sleman Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Indah Sri Wulandari mengatakan, data ini merupakan hasil dari Gerakan Melindungi Hak Pilih (#gmhp) yang dilakukan dari tanggal 1-28 Oktober 2018. Selama proses itu ada 3.627 pemilih baru. Terbanyak dari Kecamatan Gamping dengan 2.231 nama. Selain itu 1.474 nama terpaksa dicoret karena sudah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dari nama yang dicoret didominasi sudah meninggaldunia. sebanyak 459 nama.

“Data ini berdasarkan masukan yang masuk ke posko #gmhp. Di PPK/PPS dan KPU Kabupaten.. Selain itu, KPU DIY juga membuka posko. Jadi semua data tersebut lalu kita petakan satu persatu untuk memastikan kebenarannya,” kata Indah, Rabu (14/11).

Sementara itu dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman juga sudah mengirimkan surat kepada KPU. Dimana dalam surat tersebut meminta kepada KPU agar melakukan pencermatan dan penelitian secara faktual terhadao data-data pemilih yang dinilai masih bermasalah.

“Karena berdasarkan hasil pengamatan kami, masih terdapat data pemilih bermasalah, Mulai dari pemilih ganda NIK, nama dan tanggal lahir. Selain itu warga yang sudah meninggal juga ternyata masih masuk dalam daftar pemilih,” ujar Ketua Bawaslu Sleman Karim Mustofa. (Awh)

Read previous post:
LOMBA PADUAN SUARA PMI – SMPN 1 Kalasan Juara

SLEMAN (MERAPI) - SMPN 1 Kalasan tampil sebagai juara kategori A lomba Paduan Suara Palang Merah Indonesia (PMI), di Gedung

Close