Dandim Tutup TMMD Sengkuyung III di Mranggen

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya ditemani Ketua TP PKK Sukoharjo Etik Suryani saat melihat pasar murah usai penutupan TMMD di Mranggen, Polokarto. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya ditemani Ketua TP PKK Sukoharjo Etik Suryani saat melihat pasar murah usai penutupan TMMD di Mranggen, Polokarto. (MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa tutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 di Lapangan Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Selasa (13/11). Diharapkan semua kegiatan yang dilaksanakan baik pembangunan fisik maupun non fisik bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Dandim mengatakan, pelaksanaan TMMD setiap tahun yang digelar Kodim 0726 Sukoharjo selalu melibatkan Pemkab Sukoharjo bersama petugas terkait lain. Dalam setiap pelaksanaanya Kodim 0726 Sukoharjo juga melihat kebutuhan dari masyarakat. Salah satunya berkaitan usulan soal pembangunan fisik masyarakat seperti jalan, talud dan lainnya.

Dalam pelaksanaan TMMD di Sukoharjo dikatakan Dandim baru dua tahun ini dapat berjalan sebanyak tiga kali yakni TMMD sengkuyung dan TMMD reguler.

“Setelah TMMD ini selesai digelar dan ditutup maka semua program yang sudah dijalankan dapat bermanfaat. Termasuk menjaga program fisik yang terselesaikan seperti jalan maka wajib dirawat bersama,” ujarnya.

Plh Perwira Seksi Teritorial Kodim 0726 Sukoharjo sekaligus perwira pelaksana TMMD Kapten Czi Hartono mengatakan, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 dilaksanakan mulai 15 Oktober sampai 13 November. Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu telah dilaksanakan pra TMMD mulai 5 – 14 Oktober.

TMMD Sengkuyung Tahap III digelar dengan sasaran fisik dan non fisik di wilayah Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto. Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam ukuran panjang 740 meter lebar 2 50 meter dan tinggi 0,15 meter, pembangunan rabat beton ukuran panjang 740 meter, lebar 2,50 meter dan tinggi 0,12 meter, pemugaran masjid 2 unit, pemugaran pos kamling 2 unit, pembuatan MCK 3 unit dan pembuatan jamban keluarga 3 unit.

Sedangkan sasaran non fisik melaksanakan penyuluhan dan pelayanan dibidang, penyuluhan pendidikan pendahuluan bela negara, penyuluhan hukum kamtimbas, pelayanan KB dan Kesehatan, sosialisasi pembangunan Kabupaten Sukoharjo.

Dalam pelaksanaan berbagai program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 memiliki beragam manfaat seperti memperlancar arus lalu lintas perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta kamtibmas, meningkatkan kebersihan lingkungan, meningkatkan dan melestarikan budaya gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, melalui TMMD bersama kita merawat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa.

“Kita ingin gotong royong sebagai saripati nilai nilai ke Indonesia-an esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik. Karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada ke Bhinekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap sikap individualistik dan egoistik untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan mensejahterakan,” ujarnya.

TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa. Berbagai pembangunan sarana dan prasarana perdesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh warga desa. Begitupun upaya pemberdayaan telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan menggelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan.

“Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial,” lanjutnya.(Mam)

Read previous post:
Posyandu Mulia II Karangasem Bulu Juara I Tingkat Provinsi

SUKOHARJO (MERAPI) - Posyandu Mulia II Desa Karangasem, Kecamatan Bulu dibawah binaan TP PKK Sukoharjo berhasil mendapat Juara I Pelaksana

Close