Gagal Bawa Brankas ATM, Hanya Gasak Rp 200 Ribu

ilustrasi cermin
ilustrasi

SEMARANG (MERAPI)- Sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sebuah toko swalayan Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang dibobol pencuri, Senin (12/11). Pelaku kesulitan menggondol brankas ATM dan diduga hanya berhasil menggasak Rp 200 ribu.

Keterangan yang dihimpun wartawan , pertama kali peristiwa ini diketahui seorang karyawan toko, Bambang Triyantoro (24). Pada pukul 06.15 ia, datang ke toko dan membuka pintu. ia kaget karena melihat kerusakan pada mesin ATM.

Setelah diamati, ia juga melihat plafon toko berlubang. Ia menduga terjadi kejahatan di tempat kerjanya dengan sasaran mesin ATM.

“ Saa masuk toko, kondisi mesin ATM sudah rusak seperti itu. Plafon toko juga rusak,” tutur Bambang.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tengaran dan diteruskan ke Polres Semarang. Petugas mengadakan penyelidikan di lokasi dan mempelajari rekaman CCTV di toko swalayan modern tersebut. Dari hasil rekaman, pelaku menggunakan linggis dan memakai sapu tangan untuk penutup muka. Pencuri masuk toko memanjat tembok bagian belakang menggunakan tangga, lalu menjebol plafon.

Kapolsek Tengaran AKP Maryoto kepada wartawan mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan pihak bank dan dicek jumlah uang yang ada di mesin ATM, yang hilang hanya Rp 200 ribu.

“Pelaku merusak mesin ATM namun gagal membawa brankasnya. Hanya Rp 200 ribu yang hilang,” ujar kapolsek. (Sus)

Read previous post:
UNTUK BANGUN 101 RUMAH DAN 5 JEMBATAN – Dana Hibah Badai ‘Cempaka’ Cair Akhir Tahun

WONOSARI (MERAPI) - Pemkab Gunungkidul memastikan dana bencana alam terdampak Badai Cempaka akhir tahun lalu sebesar Rp 75,2 miliar segera

Close