HADAPI PS TIRA, PSS LAWAN PERSIBANGGA, PSIM Tunggu Jadwal Resmi PI

 

 

YOGYA (MERAPI) – Undian babak 64 Piala Indonesia (PI) 2018 telah dirilis oleh PSSI. PSIM Yogya bakal menghadapi PS Tira Bantul yang sama-sama berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul pada musim 2018. Lawan PS Tira, jadi tantangan bagi PSIM karena menghadapi tim yang bermain di level lebih tinggi.

Meski demikian, belum terdapat jadwal resmi yang ditentukan oleh pengelola turnamen tersebut hingga Minggu (11/11). Dalam laman resmi PSSI memang belum ada tanggal pasti kapan babak 64 besar digelar. Namun Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Djoko Driyono, memaparkan babak 64 besar baru bisa digelar di Januari 2019 hingga Maret 2019. Bahkan bila nantinya Piala Indonesia harus berbarengan dengan pra musim 2019, regulasi pun akan turut menyesuaikan

“Ya kami tunggu jadwal resminya dulu. Kalau untuk saat ini kan pemain juga sudah diliburkan. Kami akan panggil pemain jika sudah ada jadwal pastinya,” terang Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto di Yogya, kemarin.

Setelah menyelesaikan seluruh pertandingan pada babak penyisihan grup Liga 2, skuad Laskar Mataram memang diliburkan dari aktivitas latihan. Semua pemain tak lagi menjalani latihan rutin dan diberi kesempatan untuk berkumpuk bersama keluarga.

“Memang sejak selesainya kompetisi Liga 2 sudah kami liburkan. Karena sejak awal kompetisi pemain kami rasa sudah berat dalam menjalani ketatnya persaingan. Jadi mereka memang butuh rehat baik dari segi fisik maupun psikis. Untuk Piala Indonesia memang tak menjadi prioritas kami, yang penting berpartisipasi,” imbuhnya.

Meski demikian, Erwan mengungkapkan jika menghadapi PS Tira merupakan sebuah tantangan baginya. “PS Tira merupakan tim bagus, apalagi mereka bermain di Liga 1. Ini jadi pengalaman berharga bagi kami. Untuk selanjutnya tentu perlu berkoordinasi dengan jajaran manajemen lainnya,” ungkapnya.

Mengenai sejumlah pemain yang berasal dari luar Pulau Jawa, Erwan mengaku jika hal tersebut kemungkinan diberikan toleransi untuk tetap libur. “Kalau untuk yang luar Jawa mungkin tidak kami panggil. Kasihan kalau dipanggil hanya untuk satu pertandingan kemudian libur lagi. Ada banyak yang dari luar Jawa, seperti Raymond, Ismail, Hendrico, Riskal, Risman dan beberapa pemain lainnya,” akunya.

Adapun untuk beberapa pemain lokal ataupun yang relatif dekat untuk dipanggil, terdapat nama-nama seperti Ivan Febrianto, Agung Santoso, Edo Pratama, M Arifin, Nanda Bagus, Ayub Antoh, Pratama Gilang, Yoga Pratama, Candra Lukmana, Supriyadi, Hasan Basri, M Rifky dan yang lainnya. “Setidaknya ada minimal 15 pemain yang kemungkinan bisa dipanggil untuk Piala Indonesia,” beber Erwan.

Dalam babak 64 besar Piala Indonesia, PSIM dan PS Tira masuk di Zona 4. Selain PSIM dan PS Tira, terdapat PSS Sleman, Persibara Banjarnegara, PSIP Pemalang, Persija Jepara, PSIS Semarang dan Persik Kendal.

PSS Sleman sendiri akan menghadapi Persibangga Banjarnegara pada babak 64 besar. “Kami masih menunggu jadwal pastinya kapan,” kata Manajer PSS, Sismantoro. (Oro/Des)

Read previous post:
KONI Sleman Hidupkan Semangat Berorganisasi

  SLEMAN (MERAPI) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman menggelar workshop "Manajemen Organisasi Keolahragaan Berprestasi" di Kantor KONI Sleman

Close