BERISI DUIT RP 220 JUTA – Ditinggal Salat, Tas Hilang

Ilustrasi

PATI (MERAPI) – Kamari (51) seorang guru desa Wuwur kecamatab Gabus kehilangan sejumlah harta benda bernilai ratusan juta. Tas milik korban hilang saat ditinggal salat di masjid desa Mustokoharjo.

“Kasus pencurian dengan pemberatan tersebut masih didalami anggota'” kata Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti, SIK MSI, Kamis (8/11).

Korban Kamari dalam laporannya ke polisi menyebutkan, akan melaksanakan salat Maghrib di masjid Al-Muttaqin desa Mustokoharjo Pati. Dia lalu memarkirkan kendaraan Pick Up Daihatsu Grand Max K-1910-HS di halaman parkir masjid.

Setelah selesai salat, korban kembali ke mobilnya. Namun dia mendapati pintu mobil terbuka dan tas yang ada di dalamnya, juga hilang. Korban Kamari lalu melapor polisi.

Hasil olah TKP sementara, korban Kamari kehilangan tas hitam merk Pollo, berisi uang Rp 220 juta, 3 buah paspor, 2 buah sertifikat tanah, serta beberapa rekening di bank BRI, Mandiri dan BNI, serta Hp Android Nokia yang ada sim card 081225375023.

Untuk mengungkap kasus ini, polisi juga memeriksa saksi Gino (61) guru Olahraga SMP Kayen 2, dan Urip Budiharjo (63) yang menjabat sebagai Pengawas SMP Disdik kabupaten Pati. (Cuk)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KPU Magelang dan Temanggung Sosialisasi Pemilu 2019

TEMANGGUNG (MERAPI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang dan Temanggung gencarkan sosialisasi terkait Pemilu 2019 berbasis keluarga, pemilih pemula

Close