JELANG TANDANG KE MADURA – PSS Punya Tiga PR Besar

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman punya tiga Pekerjaan Rumah (PR) besar usai mengalahkan Madura FC di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (6/11) lalu. Tim Pelatih pun sudah mencatat dan langsung melakukan evaluasi untuk memperbaiki tiga kekurangan Laskar Sembada yang tegas terlihat di lapangan.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, menyebut tiga PR besar yang harus diperbaiki sebelum kembali menghadapi Madura FC di kandang lawan Senin (12/11) adalah lini tengah, penyelesaian akhir, dan emosi para pemain. “Ini PR besar bagaimana mengatasi ketiganya sebelum tanding ke Madura. Kemarin lini tengah sering gagal dalam mengantisipasi serangan pemain Madura FC. Begitu ada peluang, penyelesaian akhir kita yang belum bagus. Lalu soal emosi pemain yang bisa mengganggu taktik dan strategi. Mereka akan mudah hilang fokus kalau sudah emosi,” kata Seto Rabu (7/11).

Soal lini tengah yang kerap bolong mengantisipasi aliran bola lawan, Seto sebenarnya melakukan perbaikan sebelum bertemu Madura FC di kandang. Namun dalam pertandingan dengan tekanan kuat, skema lini tengah yang sudah bagus dalam latihan mendadak hilang. Inilah yang dimaksud Pelatih asal Kalasan itu kenapa emosi para pemain bisa memengaruhi taktik dan strategi yang diusung dalam lapangan.

Di sisi lain, PSS memang tak punya pemain yang bisa menjaga kedalaman lini tengah selain Arie Sandy. Apalagi Taufiq Febrianto, gelandang jangkar yang melapis Arie Sandy juga dikabarkan masih cedera.

“Ada duet gelandang yang berbeda dalam dua pertandingan. Kami coba Busari-Amarzukih dan Dave-Amarzukih tapi masih belum maksimal. Ada yang miss di sana. Yang penting sekarang pemulihan kondisi dulu baru mulai memperbaiki kekurangan yang terlihat kemarin. Kami tidak ingin ada lagi pemain cedera karena pertandingan akan semakin berat dan sulit,” kata Seto.

Di kandang Madura FC nanti Seto tak mau para pemain depannya kembali menyiakan peluang. Terlebih Madura punya motivasi membalas kekalahan kontrovesial itu di kandang sendiri. Barisan penyerang seperti Christian Gonzales, Qischil Gandrum Miny, Rifal Lastori, Slamet Budiono, Rossy Noprihanis, dan Rangga Muslim harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun. Sewaktu-waktu PSS bisa saja dikudeta Madura dari posisi dua klasemen sementara mengingat hanya terpaut satu poin saja. Proses perbaikan rencananya digelar Kamis (8/11) ini sebelum berangkat menuju Madura lusa nanti.

“Belum tahu apakah ada pemain yang berpotensi cedera atau tidak. Masih akan diperiksa setelah pemulihan kondisi,” sambung Seto.

Laga melawan skuad besutan Salahudin Senin depan itu merupakan laga tandang terakhir PSS. Setelahnya mereka akan melakoni dua pertandingan kandang melawan Persita Tangerang Jumat (16/11) dan menutup babak 8 besar Grup B Liga 2 menghadapi Persiraja Banda Aceh Rabu (21/11) mendatang. Peluang lolos ke 8 besar masih terbuka andai di kandang Madura nanti PSS bisa tampil impresif, minimal seri, lalu memenangkan dua pertandingan kandang. “Target kami sapu bersih pertandingan kandang dan curi poin di kandang lawan. Kondisinya sudah begini dan tidak boleh lagi ada poin yang hilang. Kami akan berjuang semaksimal mungkin,” sambung Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
DIVISI UTAMA SLEMAN SEMBADA  – Putra Taruna dan PS Kalasan Kokoh di Puncak

  SLEMAN (MERAPI) - Putra Taruna makin kokoh di puncak klasemen sementara Grup Tengah Divisi Utama Sleman Sembada. Raihan tiga

Close