IBU RUMAH TANGGA DIBEKUK-Gadaikan 2 Motor Sewaan untuk Beli Motor Bodong

MERAPI-NOOR RIZKA Ibu rumah tangga gadaikan motor rental untuk beli motor bodong.
MERAPI-NOOR RIZKA
Ibu rumah tangga gadaikan motor rental untuk beli motor bodong.

DANUREJAN (MERAPI) – Seorang ibu rumah tangga, Pw (24) asal Klaten Jateng, terpaksa mendekam di tahanan Polsek Danurejan Yogya karena melarikan 2 motor rental. Tersangka merental 2 unit motor di tempat berbeda di Yogya, lalu digadaikan di Klaten seharga Rp 4 juta dan Rp 3,5 juta. Uang hasil gadai, digunakan untuk membeli motor bodong.

Kapolsek Danurejan Yogya Kompol Aslori kepada wartawan, Rabu  (7/11) menjelaskan, awalnya tersangka merental motor Honda Beat AB 3064 KA milik Andi Indarto (36) warga Demangan, Yogya selama 7 hari. Biaya sewa per hari Rp 70 ribu. Namun pada saat jatuh tempo, tersangka tidak mengembalikan motor.
“Korban menghubungi pelaku, lalu motor dikembalikan tapi uang sewa tidak dibayar,” kata kapolsek.
Seminggu kemudian, tersangka datang lagi ke rental milik korban. Ia kembali merental motor korban, dengan alasan untuk transpotasi berobat ke rumah sakit karena anaknya sakit.

Setelah itu, pada Sabtu (27/10), tersangka juga merental motor Yamaha Mio milik Slamet Wahyu Widodo (46) warga Jalan Lempuyangan, Danurejan, Yogya selama dua hari. Pada saat jatuh tempo, tersangka tidak mengembalikan motor. Namun tersangka datang ke tempat korban untuk membayar uang sewa. Tersangka mengaku, motor digunakan suaminya kerja di bandara. Lalu tersangka pamit pulang, karena akan memeriksakan anaknya yang sakit. Tersangka sempat menanyakan apotek terdekat.
“Begitu tersangka pergi, korban mengamati kemana tersangka pergi. Ternyata tersangka mendatangi rental motor lainnya,” kata kapolsek.

Lantaran curiga, korban Slamet menuju ke tempat korban Andi dan menanyakan soal rental. Ternyata diketahui jika tersangka juga merental motor di tempat Andi, namun belum dikembalikan.
Kemudian, para pemilik rental mencari tersangka di sekitar Lempuyangan. Tersangka berhasil ditemukan di Stasiun Lempuyangan saat akan naik kereta api.
“Saat ditanya keberadaan motor, ternyata motor sudah digadaikan. Kemudian korban menghubungi kami dan tersangka kami proses,” jelas kapolsek.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku, menggadaikan motor untuk membeli motor bodong. Rencananya, motor yang digadai akan ditebus dan dikembalikan pada pemilik rental.

“Uangnya untuk bayar motor. Teman saya jual motor hanya STNK saja. Lalu minta sejumlah uang. Lalu saya merental motor dan digadaikan,” ujar tersangka lirih.
Kini, tersangka mendekam di tahanan Polsek Danurejan Yogya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Riz)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KOMPETISI PSSI YOGYA – Tren Positif Satria Akprind Berlanjut

  YOGYA (MERAPI) - Satria Akprind melanjutkan tren positifnya dalam lanjutan Liga 2 Kompetisi Askot PSSI Yogya 2018. Kemenangan kembali

Close