Kasat Reskrim Polres Bantul Dipraperadilankan

 

Sidang praperadilan digelar dengan acara pembacaan permohonan oleh kuasa hukum pemohon.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Sidang praperadilan digelar dengan acara pembacaan permohonan oleh kuasa hukum pemohon.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Sopir taksi online, Edi Susanta SAg warga Krapyak Kulon RT 05 Panjagrejo Pundong Bantul mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kasat Reskrim Polres Bantul ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (7/11).

Dalam permohonan praperadilan yang dibacakan Thomas Nur Ana Edi Dharma SH bersama Mohamad Novweni SH, Susmartono Ariwibowo SH dan Kiki Mintoroso SH MH terungkap, awalnya pemohon bekerja sama dengan tetangganya, Novita Sari Oktavia untuk menjalankan taksi online dengan menjadi sopir mobil Nissan Grand Livina. Kerja sama tersebut dilakukan bulan September 2017 dengan perjanjian lisan pemohon membayar setoran hasil dari taksi online sebesar Rp 100 ribu per hari .

Selanjutnya pada 18 April 2018 pukul 06.00 pemohon mendatangi Novita Sari Oktavia memberitahukan kalau kendaraan miliknya dibawa kabur penumpang. Setelah itu pemohon, Novita dan seseorang bernama Wahyu Widodo melaporkan kejadian itu ke Polres Kulonprogo karena sebelum membawa kabur mobil pemohon dan pelaku pada Rabu 18 April 2018 makan di Rumah Makan Sambel Sawah Wates.

Saat laporan tersebut diproses polisi, pemohon dilaporkan oleh Novita ke Polres Bantul dengan tuduhan penggelapan mobil. Atas laporan itu pemohon telah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi. Tetapi tiba-tiba pada 18 September 2018 termohon melakukan penangkapan dan penahanan atas diri pemohon.

Kuasa hukum pemohon menilai penetapan tersangka atas diri pemohon tak cukup bukti. Selain itu penangkapan tersebut bertentangan dengan asas legalitas. Selain itu penahanan termohon juga bertentangan dengan asas praduga tak bersalah dan penetapan tersangka bertentangan dengan asas kepastian hukum.

Permohonan praperadilan tersebut sempat dicabut tapi kemudian dilanjutkan. Menanggapi pembatalan pencabutan praperadilan tersebut, salah satu kuasa hukum termohon, Penata TK I Heru Nurcahya SH MH menyatakan, pihaknya secara materi siap menghadapi praperadilan tersebut. Tetapi secara etika keputusan mencabut gugatan praperadilan dan membatalkan pencabutan dinilai secara etika tak menghormati lembaga peradilan.

“Kemarin praperadilan dinyatakan dicabut tetapi sekarang diingkari sendiri dengan terus dilanjutkan. Pemohon sendiri tak komunikatif dan inkonsistensi dengan sikapnya. Tetapi karena hakim tetap melanjutkan persidangan kami siap menghadapi,” tegas Heru Nurcahya. (C-5)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-DOKUMENTASI RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION Penampilan Mariah Carey memukau ribuan penonton Himbara Borobudur Symphony, Selasa (6/11) malam lalu di Taman Lumbini, Candi Borobudur.
Mariah Carey Bius Ribuan Penonton Himbara Borobudur Symphony

MESKI gerimis sempat mengguyur seputaran Candi Borobudur, Selasa (6/11/2018) malam, namun gemerlap tetap tercipta di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang

Close