BERKAT GOL BUNUH DIRI  – Kalahkan Madura FC 1-0, PSS Jaga Peluang

Pemain PSS, Rangga Muslim (kanan) berusaha merebut bola dari pemain Madura FC. (MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)
Pemain PSS, Rangga Muslim (kanan) berusaha merebut bola dari pemain Madura FC. (MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

 

<B>SLEMAN (MERAPI) -<P> PSS Sleman menjaga peluang ke semifinal setelah menang 1-0 atas tamunya, Madura FC pada ‘matchday’ ketiga Babak 8 Besar Grup B Liga 2 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (6/11). Kemenangan tipis 1-0 yang diraih PSS berkat gol bunuh diri Choirul Irvan di menit 81.

Gol tunggal tersebut berbau kontroversi karena sebelumnya pemain PSS berada dalam posisi offside namun wasit menganggap para pemain PSS ‘on side’ sehingga tetap mengesahkan gol di menit 81.

Raihan tiga poin perdana Laskar Sembada di Grup B Babak 8 besar itu membawa Dave Mustaine dan kawan-kawan kini naik ke posisi dua klasemen sementara terpaut dua angka dari Persiraja Banda Aceh yang bertengger di peringkat satu berkat kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang, Senin (5/11). PSS dan Madura FC akan kembali bertemu di Stadion Sumenep, Senin (12/11) mendatang.

“Kita bisa maksimalkan pertandingan kandang hari ini. Yang penting menang dan selamat pada pemain. Masih ada tiga pertandingan lagi yang harus dijalani agar bisa lolos dan kami Tim Pelatih minta semuanya fokus karena besok giliran kami yang ke kandang mereka (Madura). Klasemen sekarang masih ketat, semua tim masih punya peluang lolos, jadi besok harus tampil lebih baik lagi,” kata Seto Nurdiyantoro, Pelatih Kepala PSS usai pertandingan.

Dalam laga kemarin PSS menyimpan Rifal Lastori, Busari, dan Jodi Kustiawan. Rangga Muslim diturunkan sejak awal bersama Qischil dan Christian Gonzales di lini depan. Sedangkan posisi Busari sebagai kreator serangan digantikan Dave Mustaine sedangkan Amarzukih masih dipercaya sebagai gelandang jangkar dan Ichsan Pratama difungsikan sebagai pemain box to box. Di lini belakang Seto kembali menduetkan Asyrag Gufron dan Ikhwan Ciptady sebagai palang pintu dengan Bagus Nirwanto di bek kanan dan Aditya Putra Dewa di kiri.

Sedangkan Pelatih Madura FC menepati janjinya dengan memasang lima gelandang, Andre Putra Wibowo, Gufroni Maruf, Iman Hernadi, Moh Said, dan Beny Ashar dengan Yusuf Efendy sebagai striker tunggal.

Tensi tinggi sudah tersaji sejak wasit Reza Pahlevi meniup peluit dimulainya babak pertama. Tuan rumah yang didukung puluhan ribu suporter tidak buang waktu dan langsung menusuk pertahanan Madura FC yang dikawal Andre Vamberyono, Anis Mujiono, Erwin Gutawa, dan Choirul Rifan. Berkali-kali para bek tamu kerepotan menghadapi kecepatan Qischil dan Rangga Muslim. Tekel keras pun jadi opsi terakhir yang membuahkan banyak bola mati yang kerap melahirkan peluang emas bagi Christian Gonzales namun belum bisa dikonversi menjadi gol. Skor imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Permainan keras dengan tekel berbahaya Madura FC memancing amarah banyak pemain PSS di babak kedua. Rangga Muslim yang berkali-kali menjadi korban tekel sempat bersitegang dengan para pemain Madura FC. Laga makin panas saat wasit tidak memberi kartu kuning pada Rangga Muslim yang melanggar keras pemain Madura. Seorang official Madura FC bahkan diusir wasit keluar lapangan lantaran protes berlebihan. PSS sempat unggul 1-0 melalui sontekan Ichsan Pratama menit 72 namun dianulir karena dianggap offside. Pertandingan terhenti menit 73 karena wasit utama cedera. emain PSS seperti Christian Gonzales dan Rangga protes terhadap lambannya pergantian wasit.

Seto sendiri melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Ilhan Irhaz menggantian Dave Mustaine. Tenaga segar di lini tengah mendambah daya dobrak PSS. Berkali-kali PSS mendapat peluang emas melalui Slamet Budiono, Rangga Muslim, dan Christian Gonzales. Sepuluh menit jelang bubaran, Seto memasukkan Rifal Lastori. Gol yang ditunggu datang di menit 81 setelah Choirul Rivan salah mengantisipasi <I>crossing<P> Aditya Putra Dewa. Skor 1-0 bertahan hingga usai pertandingan.

Namun kemenangan perdana PSS ini harus ternoda kericuhan di ujung laga sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Sejumlah suporter turun dari tribun lalu berupaya menembus lorong ganti pemain mengejar para pemain Madura FC. Beruntung pihak kepolisan dan Panpel sigap mengamankan oknum suporter itu. (Des)

Read previous post:
MERAPI-HUMAS POLSEK GODEAN Pengendara yang melangar dihukum membersihkan lampu bangjo.
TEROBOS LAMPU MERAH KEPERGOK RAZIA POLISI-Pelanggar Dihukum Bersihkan Lampu Bangjo

GODEAN (MERAPI)- Sejumlah pengendara sepeda motor terjaring dalam Operasi Zebra Progo 2018 yang digelar aparat Polsek Godean di wilayah Jalan

Close