KEPERGOK WARGA, PENCURI NDELIK DI PERKAMPUNGAN-Motor Curian Ditinggal di Tepi Jalan

MERAPI-SAMENTO SIHONO Pelaku beserta barang bukti motor curian diamankan di Polsek Ngemplak.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Pelaku beserta barang bukti motor curian diamankan di Polsek Ngemplak.

NGEMPLAK (MERAPI)- Tim gabungan Satreskrim Polsek Ngemplak dan Polsek Cangkringan meringkus pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di minimarket Jalan Kaliurang KM 14 Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Minggu (4/11) dinihari. Pelaku kepergok warga saat berusaha menuntun hasil kejahatannya itu. Karena panik, pelaku meninggalkan motor itu di jalan untuk kemudian sembunyi di perkampungan.
Kapolsek Ngemplak Kompol Sugiarto melalui Kanit Reskrim AKP Tasngin kepada wartawan, Senin (5/11) mengatakan, pelaku yang diamankan yakni SA (18) warga Muntilan Magelang. Selain pelaku, petugas juga berhasil menyita sepeda motor Honda Vario dengan Nopol AA 2861 PP hasil kejahatan tersangka.
Dijelaskan, aksi pencurian itu bermula saat motor korban dipinjam oleh temanya sekitar pukul 21.00 WIB, untuk berjualan kebab tak jauh dari lokasi kejadian. Setelah sampai di lokasi, motor kemudian diparkir di depan minimarket tanpa dikunci stang dan ditinggal untuk berjualan.

Hal ini dimanfaatkan pelaku yang tahu motor itu tak dikuci stang. Kebetulan dalam waktu bersamaan, dia melintas dengan berjalan kaki sedang konisinya sepi.
Kemudian sekitar pukul 00.05 WIB, salah seorang warga melihat pelaku sedang menuntun sepedamotor korban ke arah selatan. Melihat kejadian itu, warga pun curiga. Saksi kemudian melakukan pengejaran sambil menanyai pelaku. Namun pelaku justru kabur. Hal ini membuat warga berteriak maling. Mendengar teriakan warga, pelaku pun panik. Dia kemudian meninggalkan sepeda motor curian itu di tepi jalan.
“Warga tahu kalau motor itu milik korban sehingga saat melihat motor dituntun orang asing, mereka langsung melakukan pengejaran sambil berteriak-teriak,” ujar Tasngin.
Sontak teriakan saksi tersebut membuat warga di sekitar lokasi kejadian langsung berkumpul untuk mencari pelaku. Petugas gabungan dari polsek Ngemplak dan Cangkringan yang sedang melakukan patroli opsnal melihat kejadian ini. Polisi segera ikut mencari pelaku dan berhasil tertangkap.

“Kita amankan pelaku tak jauh dari lokasi pencurian, pelaku bersembunyi di perkampungan. Sedangkan sepeda motor ditinggal di jalan karena sudah ketahuan,” tandasnya.
Selanjutnya pelaku digelandang ke Polsek Ngemplak guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, kata Tasngin, pelaku datang ke lokasi kejadian dengan berjalan kaki, karena sebelumnya dia sedang bermain di rumah temannya tak jauh dari lokasi kejadian.
“Sebelum mencuri motor, pelaku beli minum di minimarket itu, namun setelah keluar melihat motor tidak dikunci kemudian diambil,” jelasnya.

Kepada polisi, tersangka SA mengaku pencurian tersebut dilakukan secara spontan. Ia berdalih motor hasil curian akan dijual dan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk membiayai adiknya yang masih berusia 9 tahun setelah ayahnya meninggal.
“Untuk biaya hidup saja hasil curian itu, karena bekerja di peternakan ayam hasilnya tidak mencukupi,” akunya.
Kendati demikian untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara. (Shn)

Read previous post:
Pulihkan Mental, PSS Siap Hajar Madura FC

SLEMAN (MERAPI) - PSS Sleman melakoni laga kandang perdana Grup B babak 8 besar dengan tuntutan harus memenangi pertandingan. Berada

Close