PERSIBA JAJAKI PEMAIN ASAL REMBANG – Persaingan Stoper Kian Ketat

 

BANTUL (MERAPI) – Persaingan pemain di lini belakang Persiba Bantul diperkiakan kian ketat menyusul adanya pemain seleksi yang mulai bergabung pada sesi latihan Selasa (30/10). Mantan bek PSIP Pemalang yang berasal dari Rembang, Andi Jamaludin tengah dijajaki Persiba guna memperkuat benteng pertahanan dalam menghadapi babak 32 besar Liga 3 Nasional 2018.

“Sebenarnya ada dua pemain yang kami panggil di posisi stoper, Andi Jalamudin dan Tuhera. Untuk Andi sejak pagi tadi (kemarin,red) sudah gabung latihan, sedangkan Tuhera masih kami tunggu kehadirannya,” terang Pelatih Persiba, Suwandi HS di Bantul, kemarin.

Adanya pemain seleksi di sektor bek tengah skuad Laskar Sultan Agung tersebut, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pemain yang saat ini sudah ada. Di posisi bek tengah, Persiba sudah terdapat Slamet Widodo, Azmi Al-Muzaham, Kesuma Satria Wira dan Dimas Khabul.

“Dengan adanya pemain seleksi tentu diharapkan pemain yang ada bisa meningkatkan kualitasnya. Kalau ingin mempertahankan posisi, tentu harus bisa tampil lebih baik. Saya melihat kualitas di babak penyisihan kemarin masih belum maksimal makanya kami datangkan pemain baru. Kalau kualitasnya bisa di atas yang sudah ada, tentu akan kami gunakan,” ujar Suwandi.

Mengenai kemampuan pemain seleksi yang ada, Suwandi mengaku jika hal tersebut masih belum bisa melihat secara mendetail. “Kalau kemampuannya belum terlihat secara keseluruhan. Kan baru datang juga jadi butuh adaptasi. Mungkin dalam beberapa hari ke depan baru terlihat. Kalau memang layak tentu akan kami segera rekomendasikan tapi kalau tidak ya cari lagi,” akunya.

Selain itu, pelatih asal Gresik ini mengatakan bahwa pihaknya juga masih menunggu kedatangan beberapa pemain di posisi lainnya. “Kami masih menunggu beberapa pemain lain, terutama striker dan kiper. Semoga saja dalam waktu dekat ini datang,” katanya. (Oro)

Read previous post:
PELAKU NGAKU KENALAN PEJABAT-Ngebet Jadi PNS, Ketipu Rp 20 Juta

YOGYA (MERAPI) - Komplotan penipu benar-benar memanfaatkan momentum pelaksanan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Salah satu korbannya

Close