UANG DIGUNAKAN UNTUK SEWA PSK- Jual Sepeda Korban, Dituntut 15 Bulan Penjara

 

Terdakwa ketika mendengarkan pembacaan tuntutan di persidangan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa ketika mendengarkan pembacaan tuntutan di persidangan. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Seorang kakek, SMU alias Bagong (64) warga Trimulyo Jetis Bantul dituntut

1 tahun 3 bulan atau 15 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Terdakwa

melakukan penipuan dengan menjual sepeda saksi korban Sudi Suprapto kemudian uang hasil penjualan

digunakan untuk sewa jasa PSK di Parangtritis.

“Terdakwa yang melakukan penipuan kami jerat dengan pasal 378 KUHP,” ujar jaksa penuntut umum

(JPU) Rudy Dwi Prastyono SH kepada wartawan, Jumat (26/10). Dalam tuntutan yang dibacakan di

depan majelis hakim yang diketuai Dewi Kurniasari SH, terdakwa pada Selasa 5 Juni 2018 pukul

10.00 bertemu dengan saksi korban Sudi Suprapto di jalan dekat pasar Jodog Gilangharjo Pandak

Bantul.

Saat itu terdakwa bertanya kepada saksi korban mengenai sepeda yang dimilikinya karena dinilai

bagus. Saat itu terdakwa tertarik untuk membelinya tetapi saksi korban minta harga Rp 3 juta.
Setelah itu terdakwa menawarkan diri untuk menjualkan sepeda tersebut dan meminta alamat rumah

saksi korban.

Selang dua hari setelah pertemuan pertama, terdakwa datang ke rumah saksi korban mengatakan kalau

ada temannya yang mau membeli sepeda. Pembeli tersebut bersedia membayar Rp 3,15 juta dan

kelebihannya akan diambil sebagai fee makelar.

Untuk meyakinkan saksi korban, terdakwa meninggalkan kunci sepeda motor dan mencoba sepeda ontel

tersebut. Saksi korban yakin akan kembali karena kunci sepeda motor ditinggal.
Tetapi terdakwa meninggalkan kunci motor seolah ia datang membawa motor. Padahal hal itu hanya

akal-akalan dan mengelabui saksi korban.

Sepeda tersebut ternyata dijual ke pasar Cebongan laku Rp 1,2 juta. Uang hasil penjualan tak

pernah diserahkan kepada saksi korban tetapi digunakan untuk bersenang-senang di Pantai

Parangtritis. (C-5)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Sekelompo0k masyarakat melakukan unjukrasa tuntut ditertibkannya hotel tak berizin
UNJUKRASA DI GEDUNG DPRD Masyarakat Tuntut Ditertibkan Hotel Tak Berizin

TAK kurang dari 60 orang, Kamis (25/10) siang melakukan unjukrasa di depan Gedung DPRD DIY Jalan Malioboro. Sejumlah pendemo membentangkan

Close