MAHASISWA BOBOL KAMAR KOS TEMAN-Pencuri Masuk Lewat Lubang Angin

MERAPI-NOOR RIZKA Tersangka Aa dibekuk usai mencuri laptop milik teman kosnya.
MERAPI-NOOR RIZKA
Tersangka Aa dibekuk usai mencuri laptop milik teman kosnya.

MERGANGSAN (MERAPI)- Seorang oknum mahasiswa sebuah kampus di Yogya, Aa (18) asal Mranggen, Klaten, diringkus Polisi Polsek Mantrijeron Yogya usai membobol kamar kos milik temannya dan menggasak laptop serta jam tangan. Kepada polisi, pelaku mengaku hasil kejahatan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena bekalnya menipis.
Pelaku berhasil dibekuk setelah dijebak oleh polisi yang meminta bantuan pembeli laptop hasil curian itu. Tersangka diketahui masuk ke kamar korban Danar Kurniawan lewat lubang angin di atas pintu kamar dan menggasak laptop Lenovo serta jam tangan. Kerugian yang dialami korban mencapai Rp 13 juta lebih.
Kapolsek Mergangsan Kompol Anang Sutanta kepada wartawan, Kamis (25/10) mengatakan, tersangka dan korban merupakan teman satu kos-kosan di kos putra Jalan Ireda Keparakan Mergangsan. Pagi sebelum kejadian, tersangka berpapasan dengan korban yang akan berangkat bekerja. Tersangka langsung masuk kamar.
“Beberapa saat kemudian, tersangka keluar kamar dan memastikan kamar korban dalam kondisi sepi,” kata kapolsek.
Kemudian, tersangka memanjat pintu dan masuk ke dalam kamar korban, lewat lubang angin. Sesampainya di dalam kamar, tersangka menggasak tas ransel hitam berisi laptop dan jam tangan.
“Tas laptop dikeluarkan lewat jendela nako, sedangkan tersangka keluar lewat lubang angin lagi,” paparnya.
Selanjutnya laptop hasil curian dijual secara online dan laku Rp 2,5 juta. Oleh pembeli, laptop itu kembali dijual lagi secara online. Kebetulan korban membaca iklan jual beli tersebut, lalu menghubungi si penjual.

“Awalnya korban mengaku akan membeli laptop tersebut. Namun akhirnya mengaku, sebagai pemilik laptop yang sudah dicuri,” ujar Kompol Anang Sutanta.
Kanit Reskrim Polsek Mergangsan Iptu Irwan menambahkan, saksi cukup kooperatif saat diminta membantu korban untuk menjebak tersangka. Pada Rabu (18/10), saksi mengajak tersangka untuk ketemuan dengan dalih laptop rusak. Keduanya sepakat bertemu di Jembatan Sayidan.
Ternyata tersangka masuk dalam jebakan itu. Ia langsung diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polsek Mergangsan Yogya.
“Tersangka tidak bisa mengelak karena barang bukti, korban dan saksi ada,” imbuh Iptu Irwan.
Kepada penyidik, tersangka mengaku uang penjualan laptop digunakan untuk beli HP dan biaya kehidupan sehari-hari. Kini, tersangka mendekam di tahanan Polsek Mergangsan Yogya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Riz)

Read previous post:
Investor Asing Tertarik Rampungkan Tanjung Adikarto

WATES (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyatakan sudah ada investor akan menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto. "Hari ini (Kamis), kami

Close