BERAKSI DARI MAL KE MAL-Ke Yogya, Komplotan Pencopet Nyamar Wisatawan

MERAPI-SAMENTO SIHONO Pelaku NJ bersama barang bukti diamnakan di Polsek Depok Barat.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Pelaku NJ bersama barang bukti diamnakan di Polsek Depok Barat.

DEPOK (MERAPI)- Komplotan pencopet yang kerap beraksi di pusat perbelanjaan di wilayah Sleman dibekuk jajaran Polsek Depok Barat, bersama Polsek Mlati akhir pekan lalu. Setidaknya lima orang pelaku anggota sindikat ini diamankan. Kepada polisi, mereka berdalih datang ke Yogya untuk berwisata.
Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto kepada wartawan, Rabu (24/10) menjelasan, lima orang pelaku yang diamankan yakni MW, SM, NJ, DE, dan seorang perempuan berinisal SN semuanya warga Bekasi. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti handphone hasil curian.
“Pelaku ini warga Bekasi, diduga datang ke Yogya memang sengaja untuk nyopet, karena sudah dua kali datang ke sini,” beber Sukirin. Dijelaskan Sukirin, peristiwa itu bermula saat pelaku datang ke Yogya dengan menggunakan Mobil rental Toyota Avansa B 1459 FYF pekan lalu. Sesampainya di Yogya, pelaku lantas beraksi di Mal Ambarukmo Plaza Caturtunggal, Depok, Sleman dengan mengambil handphone milik Alifa (13).

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku saling berbagi tugas, di mana DE sebagai sopir, NJ membuka resleting tas, WE eksekutor, SM dan SN yang mengalihkan perhatian serta menutup-nutupi. Setelah mendapatkan barang berharga, kemudian para pelaku meninggalkan lokasi.
“Jadi saat beraksi, para pelaku ini bekerja bersama-sama, sesuai dengan peran masing-masing. Saat kejadian itu korban sedang bermain dengan teman-temanya,” tandanya. Suskes di satu tempat, hari berikutnya komplotan ini mencoba beraksi kembali di Jogja City Mall, Mlati, Sleman. Namun naas, aksi tersebut gagal setelah DE tertangkap basah. Saat akan keluar dari parkiran dengan mobil, nopol mobil itu sudah terblokir sehingga ditahan petugas keamanan.
Mengetahui DE tertangkap, pelaku lainnya kemudian berusaha melarikan diri, namun berkat kesigapan petugas, empat pelaku lainya berhasil diamankan di daerah Sayegan di hari yang sama. Pelaku lantas digelandang petugas guna pemeriksaan lebih lanjut.

“DE ditangkap saat akan keluar dari parkiran, karena plat nomornya sudah diblokir,” jelas Sukirin.
Dikatakan, komplotan ini bukan kali pertama beraksi di Yogya. Pasalnya pada bulan Agustus lalu mereka juga beraksi di Jogja City Mall. Saat itu komplotan ini berhasil menggasak handpone, yang kemudian dijual dan hasilnya dibagi rata.
“Jadi pelaku ini sudah dua kali datang ke Yogya, sehingga usai beraksi pertama plat nomornya sudah kita blokir, kemudian kembali beraksi pada akhir bulan September lalu,” beber Sukirin.
Lebih lanjut Sukirin mengatakan, dari hasil intogasi yang dilakukan, pelaku berdalih datang ke Yogya untuk berlibur. Namun dari hasil penyelidikan ternyata mereka melakukan pencopetan. Hingga saat ini petugas masih terus mengembangkan kasus tersebut, terkait adanya aksi di tempat lain.
“Kasus ini masih kita kembangkan, untuk sementara NJ ditahan di Depok Barat, sedangkan MW, SM, DE di Polsek Mlati dan untuk SN kita titipkan di sel khusus perempuan di Polsek Sleman,” katanya.
Sementara itu salah satu pelaku, NJ mengaku datang ke Yogya hanya untuk berwisata. Dia membantah telah melakukan pencopetan. “Saya ke sini hanya untuk berlibur,” ujarnya singkat.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan Pasal 480 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun. Selain pelaku polisi juga mengamankan barang bukti handpone dan mobil juga telah diamankan. (Shn)

Read previous post:
HADAPI PERSITA BESOK – PSS Simpan Rifal Lastori dan Arie Sandy

  SLEMAN (MERAPI) - Tim Pelatih PSS Sleman memberangkatkan 18 pemain ke Tangerang, Rabu (24/10) kemarin. Enam pemain anyar langsung

Close