RUMAH TERBAKAR, PENYEBAB MASIH MISTERIUS-Keris Koleksi Mbah Maryoto Jadi Abu

MERAPI-AMIN KUNTARI Petugas berupaya memadamkan api yang berkobar di rumah Mbah Maryoto
MERAPI-AMIN KUNTARI
Petugas berupaya memadamkan api yang berkobar di rumah Mbah Maryoto

GALUR (MERAPI) – Rumah milik Maryoto (85) di Kampung Derpoyudan Pedukuhan VIII, Tirorahayu, Galur, Kulonprogo terbakar, Jumat (19/10). Kobaran api cukup besar hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah beserta isinya, termasuk uang tunai jutaan rupiah dan koleksi keris milik Mbah Maryoto.
Tak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Penyebab kebakaran masih diusut aparat kepolisian.
Saksi mata kejadian yang merupakan warga setempat, Akhmad Tribiyanto menyampaikan, peristiwa kebakaran itu diketahui warga sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia melintas di rumah Mbah Maryoto dan melihat kepulan asap dari atas genteng.
“Saya langsung berteriak minta tolong hingga warga berdatangan,” katanya.
Selain memberitahu warga, Akhmad juga menghubungi BPBD Kulonprogo untuk meminta bantuan pemadam kebakaran. Beruntung, saat itu Mbah Maryoto sedang berada di tempat tinggalnya yang lain dan rumah yang terbakar dalam keadaan kosong.

Dengan peralatan sederhana, warga berupaya memadamkan kobaran api dibantu aparat TNI dan Kepolisian. Mereka juga melokalisir api agar tidak menjalar ke rumah yang lain.
“Rumah yang terbakar berdekatan dengan bengkel sehingga warga juga memindahkan mobil-mobil di bengkel tersebut,” imbuh Akhmad.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kulonprogo cepat datang dengan membawa dua mobil pemadam dan satu mobil tanki. Pemadaman menggunakan alat segera dilakukan hingga masih ada bagian rumah yang bisa diselamatkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Ariadi mengatakan, kobaran api cepat membesar karena bangunan rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Barang-barang di dalam rumah seperti kasur dan tumpukan kayu juga membuat api menjalar dengan cepat.
“Kerugian yang ditimbulkan belum diketahui, meliputi uang tunai jutaan rupiah, tumpukan kayu jati dan sejumlah benda pusaka seperti keris,” jelasnya.
Ariadi menambahkan, penyebab kebakaran di rumah Mbah Maryoto masih diselidiki. Sejak Januari, BPBD sudah menangani 60 kejadian kebakaran di Kulonprogo meliputi bangunan, lahan dan kendaraan.
Sementara itu, Dukuh Derpoyudan, Eko Purnomo mengatakan, Mbah Maryoto memiliki dua rumah yang berdampingan. Satu di antaranya yang terbakar, digunakan untuk gudang, namun sesekali masih ditinggali.
“Saat kejadian, Mbah Maryoto sedang berada di rumahnya yang lain,” ujarnya. (Unt)

Read previous post:
Siswa SMK Belajar Menjadi Pengusaha

WATES (MERAPI) - Pemerintah DIY berupaya memberikan wawasan dan motivasi kepada pemuda untuk menjadi wirausaha agar Indonesia ke depan makmur

Close