PER METER DIHITUNG RP 15.596-Penerima Tali Asih PAG Diverifikasi

MERAPI-AMIN KUNTARI -Bupati Hasto meninjau rumah Pawiro di lahan relokasi magersari Desa Kedundang.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo meninjau rumah warga di lahan relokasi magersari Desa Kedundang. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Pemkab Kulonprogo mulai memverifikasi calon penerima tali asih untuk para penggarap Paku Alam Ground (PAG) yang terdampak pembangunan Bandara NYIA di Kecamatan Temon. Paling cepat, pencairan tali asih bisa dilakukan dua pekan ke depan.

Kepala Seksi Inventarisasi dan Identifikasi Pertanahan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetarung) Kulonprogo, Elda Triwahyuni menyampaikan, data dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN), PAG yang terdampak pembangunan Bandara NYIA di Kecamatan Temon seluas 1.602.988 m2. Lahan ini tersebar di empat desa, yakni Glagah, Palihan, Jangkaran dan Sindutan.

“Mekanisme penghitungan pembagiannya yaitu dana sebesar Rp 25 miliar dibagi total luas yang ditetapkan oleh BPN. Hasilnya, Rp 15.596 per meter,” kata Elda di ruang kerjanya, Jumat (19/10).

Saat ini, lanjutnya, Pemkab masih melakukan verifikasi. Data penggarap yang berhak mendapatkan tali asih masih bersifat nominatif. Jika nantinya sudah melalui tahap pencermatan hingga final, akan disampaikan pengumuman selama tujuh hari.

“Kemudian dibuat berita acara dan ditandatangani semua,” imbuhnya.

Elda mengakui, ada perbedaan data dari BPN dengan data yang disampaikan oleh warga. Untuk warga Desa Glagah dan Palihan sudah menyepakati jumlah tersebut, tapi untuk warga Sindutan belum seluruhnya menyepakati. Luasan yang disampaikan warga Sindutan lebih banyak satu hektare daripada data BPN.

“Kroscek data masih akan dilakukan disertai perbaikan data di Dispertarung Kulonprogo,” ucapnya.

Diperkirakan, dua pekan ke depan pencairan tali asih sudah bisa dilakukan, termasuk kepada warga bekas penolak pembangunan Bandara NYIA. Dalam pencairannya, pemerintah akan memplotting uang ke Pemerintah Desa, dengan nilai proporsional berdasarkan data.

“Masing-masing warga akan diminta membuka rekening, sebelum kemudian tali asih didistribusikan dengan cara transfer bank,” jelas Elda.

Terpisah, Kepala Desa Palihan, Kalisa Paraharyana menyatakan kesiapan untuk memroses tahapan pembagian tali asih bagi penggarap PAG sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku. Dirinya meyakini, tidak akan ada gejolak dari warga.

“Pembagian tali asih termasuk pelayanan untuk warga, jadi kami siap,” tegasnya. (Unt)

Read previous post:
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Terdakwa dikawal petugas kejaksaan menuju ruang sidang untuk menjalani sidang putusan
PELAKU DIHUKUM 3 BULAN BUI-Lempar Bocah ke Sungai, Sapto Dijebloskan Penjara

BANTUL (MERAPI)-Emosi tak terkendali menyeret Sapto Mulyono (48) warga Jaranan Sewon Bantul ke meja hijau. Dia dilaporkan warga setempat setelah

Close