DIBEKUK POLISI USAI 3 KALI BERAKSI TANPA HASIL- Sindikat Pembobol ATM Gagal Total

MERAPI-SUKRO RIYADI Anggota sindikat pembobol ATM digelandang ke Polres Bantul usia gagal beraksi.
MERAPI-SUKRO RIYADI
Anggota sindikat pembobol ATM digelandang ke Polres Bantul usia gagal beraksi.

BANTUL (MERAPI)- Sindikat pembobol ATM lintas propinsi beranggotakan 4 orang ini benar-benar apes. Niatnya membobol mesin boks ATM dengan modus baru gagal total. Tiga kali beraksi, tiga kali pula mereka pulang dengan tangan hampa. Parahnya lagi, aksi mereka terendus polisi yang kemudian menangkapnya.
Empat tersangka yang diamankan adalah Dn (39) dan Br (35), keduanya asal Bendungan, Melayu, Jakarta Utara serta Ef (19) dan Is (20) keduanya warga Rekesan, Karanglangu, Kedungjati, Grobogan. Mereka dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bantul usai beraksi di gerai ATM di Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Sabtu (6/10) lalu.
Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Rudy Prabowo SIK kepada wartawan, Rabu (17/10) mengatakan,

sindikat pembobol ATM ini beraksi lintas provinsi dengan bermodus ganjal ATM menggunakan mata pancing. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa kartu ATM, obeng, plat besi, tang, mata pancing dan senar.
“Sebelum dibekuk, mereka baru saja beraksi di Bangunharjo Sewon,” ujar AKBP Sahat. Dijelaskan, dalam menjalankan aksinya, para tersangka menggunakan modus baru. Mereka awalnya masuk gerai ATM dan bertransaksi seperti nasabah lain. Ketika mulut ATM terbuka, mereka dengan cepat memasukkan mata pancing yang terikat senar ke dalam tempat keluarnya uang di mesin ATM. Harapan mereka, uang di dalam brankas akan tertarik keluar dengan jumlah melebihi nilai transaksi.
Setelah itu, para tersangka membuka paksa lubang keluar uang dengan cara mencongkel menggunakan obeng dan plat besi. Sedang mata pancing yang sudah dimasukkan ditarik supaya uang keluar.

Namun upaya mereka gagal total. Uang tak keluar dan justru mesin ATM itu rusak. Keempatnya kemudian kabur tanpa hasil.
Beberapa hari berselang, pengeola ATM, Muktavi Eris Pratama (30) mendapati kerusakan di mesin ATM. Setelah dilihat dari rekaman CCTV, ternyata ada upaya untuk membobol mesin ATM.
Dia pun kemudian lapor ke polisi. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV. Saat itulah pelaku teridentifikasi dan langsung dilacak.
“Komplotan ini berhasil kita amankan di daerah Semarang ketika mengisi bahan bakar saat mencari sasaran baru,” ujar Sahat. Kepada penyidik, tersangka mengakui memang sudah tiga kali melakukan aksinya. Tetapi selalu gagal dan kabur tanpa hasil.
Hingga kemarin, mereka masih mendekam di sel Polres Bantul dan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Ancaman hukumannya penjara selama-lamanya tujuh tahun,” pungkasnya.(Roy)

Read previous post:
Membuat Taman Minimalis yang Sejuk dan Estetis

HADIRNYA suatu taman baik ukuran minimalis maupun di lahan cukup luas akan memberi banyak manfaat. Selain mampu mensuplai oksigen, aneka

Close