AKSI CAH KLITIH AKIBATKAN KORBAN BUTA -Terdakwa Lempar Korban dengan Botol Kaca

 

Terdakwa dikawal ketat saat menuju ruang sidang. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa dikawal ketat saat menuju ruang sidang. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Salah seorang pelajar di Sleman, AAZ (20) warga Depok Sleman kembali diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (17/10). Diketahui terdakwa telah melempar saksi korban dengan botol kaca.

Dalam kesempatan tersebut, jaksa Danny P Febriyanto SH menghadirkan saksi Candra Panji Saputra yang tak lain teman sekolah terdakwa. Saksi sendiri melihat langsung aksi terdakwa hingga menyebabkan saksi korban mengalami kebutaan.

“Saat itu saya melihat terdakwa yang membonceng motor berdiri dan melempar botol kaca ke arah saksi korban,” ujar saksi Candra di hadapan majelis hakim diketuai Sri Wijayanti Tanjung SH.
Disebutkan, sebelum melakukan aksi pelemparan, terdakwa bersama 8 orang dengan mengendarai 4 sepeda motor bertolak dari Tambakbayan Sleman. Saat itu rombongan ini berjalan menuju selatan arah JEC Bantul.

Saat itu terdakwa membonceng kemudian melempar botol kaca ke arah rombongan yang melaju dari arah berlawanan mengendarai dua motor. Setelah itu empat motor berhenti dan melihat botol pecah karena ditemukan ada bekas pecahan.

Selanjutnya rombongan terdakwa mengejar saksi korban tetapi tidak ketangkap. Komplotan klitih tersebut kemudian pulang ke rumahnya masing-masing. Dari kejadian tersebut, saksi korban melaporkan ke pihak berwajib. Tak lama petugas melakukan penangkapan kepada terdakwa. Dari perbuatannya terdakwa dijerat pasal 351 KUHP. (C-5)

 

Read previous post:
Ribetnya Urus Kesehatan

  KEBIJAKAN baru dari BPJS Kesehatan yang menerapkan sistem rujukan berjenjang, banyak dikeluhkan masyarakat. Bahkan, sebagaimana disampaikan Wakil Walikota Yogya

Close