PENYULUHAN BERLALU LINTAS – Forkopimda Sleman Bagikan Helm Gratis

MERAPI-AWAN TURSENO Sri Purnomo mengenakan helm kepada salah satu pengguna jalan.
MERAPI-AWAN TURSENO
Sri Purnomo mengenakan helm kepada salah satu pengguna jalan.

SLEMAN (MERAPI) – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. Acara tersebut dilakukan dengan memberikan helm berstandart SNI gratis kepada pengendara motor yang di area parkir utara Lapangan Denggung, Selasa (9/10).

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sleman Sri Purnomo, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiarto, Kapolres Sleman Firman Lukmanul Hakim dan Kepala Dinas Perhubungan Sleman Mardiyana.

Sri Purnomo menjelaskan, dalam kegiatan tersebut jajaran Forkompimda Sleman membagikan 23 helm gratis kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas. Terutama helm yang sudah tidak layak bagi keselamatan pengendara motor.
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan penyuluhan kepada pemakai jalan, kemudian  memberikan apresiasi kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas. Sekaligus mensosialisasikan untuk menggunakan helm ber-SNI.

“Pembagian helm gratis ini dalam rangka memberikan contoh kepada masyarakat pengguna sepeda motor bahwa helm yang digunakan dalam berkendara harus yang berstandar seperti contoh yang dibagikan ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Sleman, Firman Lukmanul Hakim menjelaskan bahwa kampanye ini dilakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan. Menurutnya, kecelakan lalu lintas dapat disebabkan oleh 3 hal, yaitu faktor pengendara, jalan dan alat. “Untuk itu kegiatan ini bertujuan untuk melakukan tindakan preemtif atau pencegahan kemudian memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi resiko dan jumlah kecelakaan,” tuturnya.

“Keselamatan dijalan adalah tanggungjawab bersama bukan hanya polisi atau Dinas Perhubungan. Program kecil dan sederhana inilah dapat menimbulkan kesedaran masyarakat supaya dapat lebih bijak dalam berlalu lintas,” katanya.

Menurut Firman, jumlah korban kecelakaan yang tidak mengenakan helm berkisar antara 17 hingga 22 persen. Pengendara tidak menggunakan pelindung kepala ini karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap diri sendiri. Untuk itu pihaknya mendukung program Bupati Sleman dalam mengedukasi masyarakat agar mereka sadar arti pentingnya helm serta berlalu lintas baik dan sopan.
Mardiyana menambahkan, agenda serupa dilakukan di beberapa titik ruas jalan. Yaitu parkir utara Lapangan Denggung pada 9 Oktober, Jl. Godean KM 10,5 15 Oktober dan simpang tiga Janti 17 Oktober 2018.

Selain memberikan helm SNI gratis, juga membagikan brosur, pin keselamatan, booklet keselamatan stiker dan buku panduan berkendaraan serta buku UU No 22 Tentang LLAJ. (Awn)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
5 Petahana Harus Bertarung dengan Istri Sendiri dalam Pilkades Kulonprogo

WATES (MERAPI) - Sebanyak 56 orang di 20 desa di Kabupaten Kulonprogo akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2018 serentak

Close