Pencopet Tewas, 6 Polisi Diperiksa

PENGASIH (MERAPI) – Seorang pencopet yang beraksi di event Manunggal Fair di Wates, Kulonprogo, B alias W warga Wates, tewas sehari usai ditangkap polisi, Sabtu (6/10). Untuk mengungkap kejadian ini, Polres Kulonprogo memeriksa 6 anggota buru sergap (buser) yang menangkap pelaku, karena dugaan adanya kekerasan fisik.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution kepada wartawan, Senin (8/10) menyampaikan, B alias W ditangkap pada Jumat (5/10). Dia kepergok petugas saat hendak beraksi mencopet barang berharga milik pengunjung Manunggal Fair. Namun karena aksinya belum berhasil, petugas tidak menemukan barang bukti saat memeriksa B alias W.
“Ia melawan dan berusaha kabur saat ditangkap. Bahkan terjadi kejar-kejaran sehingga dilakukan tindakan keras oleh anggota buser. Ia kemudian dibawa ke kantor,” kata AKBP Anggara.

Ditambahkan, setelah kejadian itu, pagi harinya atau Sabtu (6/10) sekitar pukul 08.00 WIB, B alias W mengeluh sakit di bagian perut sehingga dilakukan pemeriksaan kesehatan di Polres kemudian diberikan obat. Namun karena kondisinya tidak membaik, pelaku kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Polda DIY di Kalasan, Sleman. Namun beberapa jam usai mendapat perawatan medis itu, dia tewas akibat luka dalam pada bagian perutnya.
Kapolres mengaku langsung melakukan pemeriksaan enam anggotanya yang diduga terlibat penangkapan terhadap B alias W.
“Saya periksa bagaimana mereka nangkapnya. Kalau anggota saya terbukti berlebihan dan salah saat menangkap, akan saya tindak,” tegas AKBP Anggara. (Unt)

Read previous post:
Dampak Kemarau Panjang, Petani Manfaatkan Air Sungai Bengawan Solo

SUKOHARJO (MERAPI) - Air Sungai Bengawan Solo dimanfaatkan sejumlah petani di Sukoharjo untuk mengairi sawah. Hal tersebut dilakukan karena kondisi

Close