ATASI MASALAH KEAMANAN DAN KETERTIBAN-Sleman Luncurkan Hallo Pol PP

 

 Hery Sutopo (kanan) didampingi Aris Herbandang memberikan keterangan kepada wartawan.(MERAPI-AWAN TURSENO)

Hery Sutopo (kanan) didampingi Aris Herbandang memberikan keterangan kepada wartawan.(MERAPI-AWAN TURSENO)

SLEMAN (MERAPI) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman akan meluncurkan aplikasi Hallo Pol PP. Agenda tersebut dilaksanakan bersamaan peresmian Pos Pengaduan Masyarakat oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, 16 Oktober 2018.

Kepala Satpol PP Sleman, Hery Sutopo menjelaskan, Hallo Pol PP merupakan sistem informasi komunikasi berbasis online. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab Pol PP mengatasi masalah keamanan ketertiban masyarakat, keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas-trantibum) dan kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Sleman.

“Tugas dan tanggung jawab ini juga untuk mewujudkan visi-misi Bupati Sleman termasuk terwujudnya Smart Regency serta peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat,” kata Hery didampingi Aris Herbandang, Kasubbag Kemitraan Media Humas Sleman kepada wartawan, Senin (8/10).

Untuk itu, lanjutnya, perlu dibangun sinergitas terwujudnya ketenteraman dan ketertiban umum melalui program Sleman Menjaga. Dalam hal ini secara filosofis masyarakat menjaga Kabupaten Sleman dari setiap upaya gangguan terhadap kondisi stabilitas wilayah.

Begitu pula sebaliknya, Kabupaten Sleman menjaga warga masyarakat agar senantiasa tercipta suasana kondusif. Sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik antara kedua belah pihak.
“Hulu atau akar permasalahan keamanan adalah komunikasi. Melalui sinergitas antarunsur aparat keamanan, keamanan dan ketertiban umum, harus terus dibangun.Apalagi saat ini proses pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada publik dihadapkan pada masalah gangguan kamtibmas-trantibum yang terus meningkat,” imbuh Hery.

Saat ini, imbuh Hery, selain meluncurkan aplikasi, Sat Pol PP Kabupaten Sleman telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan yaitu pemetaan daerah rawan keamanan, sosialisasi Perbup No 24 Tahun 2018 Tentang Jaga Warga, membangun komitmen bersama camat, membuat sistem komando langsung dengan bupatim sekda dan Kepala Sat Pol PP dan beberapa sistem manual. (Awn)

 

Read previous post:
MERAPI-AMIN KUNTARI Pembukaan MAF 2018 di Alun-Alun Wates.
Perwakilan 12 Provinsi Unjuk Potensi di Menoreh Art Festival

PERHELATAN  akbar di Kulonprogo yang menampilkan potensi seni dan budaya bertajuk 'Menoreh Art Festival (MAF) 2018' di Alun-Alun Wates, resmi

Close