PECAHKAN REKIOR MURI DAN DUNIA-Stagen Sepanjang 1 Kilometer Membentang di Prambanan

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI Pemecahan Stagen Sepanjang di Lapangan Candi Banyunibo Prambanan.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI
Pemecahan Stagen Sepanjang di Lapangan Candi Banyunibo Prambanan.

PRAMBANAN (MERAPI)- Stagen atau korset berbahan kain sepanjang 1.061 meter atau satu kilometer lebih membentang di kompleks Candi Banyunibo Dusun Cepit Desa Bokoharjo Kecamatan Prambanan Sleman, Minggu (7/10). Aksi itu merupakan bagian dari pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) yang digelar oleh Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS).
Untuk mensukseskan acara ini, pihak BPPS menggandeng pengrajin lokal dari Kecamatan Moyudan yang memang terkenal dengan industri tenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Stagen tersebut disusun menjadi angka 102. Sesuai dengan usia Kabupaten Sleman tahun ini, yakni 102 tahun.
Salah satu perajin tenun, Jumilah (50) warga Dusun Pingitan Desa Sumberarum Kecamatan Moyudan, Sleman mengatakan, untuk membuat stagen panjang ini dibutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan. Dia bahkan mengaku membutuhkan benang hingga 10 kilogram untuk membuat stagen. “Kesulitannya karena proses pembuatannya manual,” ujar perempuan yang sudah 30 tahun menenun ini.
Dikatakan, stagen ini digunakan seperti memakai sabuk. Pada pakaian tradisional Jawa, stagen dililitkan perut untuk menahan kain panjang supaya tidak melorot.

Seiring perkembangan waktu, stagen mulai dilupakan. Kalaupun bisa dijumpai, tinggal beberapa saja yang masih menggunakannya. Terutama yang sudah lansia. “Stagen pada umumnya memiliki panjang 5-10 meter,” jelasnya.
Pemecahan rekor Muri ‘Stagen Terpanjang 1001 meter’ ini mendapatkan apresiasi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Dikatakan, selain untuk mengenalkan kembali stagen, kegiatan ini juga telah mengangkat produk UKM Sleman terutama di wilayah Sleman Barat. Pada zaman dahulu, menurut bupati, sebagian besar masyarakat menggunakan stagen. Namun, seiring perkembangan waktu, jarit mulai ditinggalkan. Otomatis stagen juga demikian.
“Namun dengan event ini, stagen kembali dikenalkan. Sekaligus menggiatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kepada semua yang terlibat,” ujar Bupati.

Stagen ini didaftarkan ke MURI dengan panjang 1.001 meter. Namun berdasarkan hasil pengukuran ternyata mencapai 1.061 meter. Stagen terpanjang ini tercatat dalam MURI dengan nomor 8.666. Manager MURI Sri Widayati mengungkapkan, ini merupakan rekor baru. Karena berdasarkan catatan MURI, sebelumnya belum ada yang membuat stagen panjang. “Ini sangat spektakuler. Tidak hanya rekor MURI saja. Namun juga dunia. Apalagi dalam pembuatan stagen ini juga mengangkat potensi lokal,” ungkapnya. (Atiek Widyastuti H)

Read previous post:
SRA Cetak Generasi Berkarakter

MLATI (MERAPI) - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun berpendapat, yang dibutuhkan di masa depan tidak hanya generasi yang pintar semata,

Close