Lawan PSS, PSIM Tak Ada Persiapan Khusus

 

YOGYA (MERAPI) – PSIM Yogya sudah tak memiliki peluang untuk melaju ke babak 8 besar kompetisi Liga 2 musim 2018. Meski demikian, skuad Laskar Mataram tetap berusaha menyajikan permainan sebaik mungkin dengan menyisakan dua laga, baik melawan PSS Sleman maupun Madura FC.

Melakoni derby DIY dengan menantang tuan rumah PSS pada Rabu (10/10) mendatang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, PSIM tak melakukan persiapan khusus. “Duel lawan PSS sudah tidak menentukan bagi kedua tim. Siapa pun yang menang tak berpengaruh pada posisi di klasemen. Namun kami tetap berusaha menyajikan permainan menghibur. Tak ada persiapan khusus,” terang Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto di Yogya, Minggu (7/10).

Melalui permainan menghibur, Erwan berharap para pemainnya tetap memberikan kontribusi maksimal. “Ketika bermain, ya berikan yang terbaik untuk tim. Meski tak lagi menentukan, setidaknya bisa memberi hiburan bagi masyarakat yang menonton sepakbola. Ketika bermain bagus, tidak menutup kemungkinan jadi pusat perhatian oleh semua kalangan, termasuk jika ada peluang menembus ke tim kasta di atasnya,” tuturnya.

Dijelaskan Erwan, setelah takluk dari Kalteng Putra 0-3, timnya memang sudah terlempar dari persaingan memperebutkan tiket 8 besar. “Peluang 8 besar sudah tertutup. Kami lakukan persiapan di dua laga sisa. Lawan PSS sebenarnya tak ada persiapan khusus. Seperti laga-laga sebelumnya. Tapi yang terpenting anak-anak menyajikan permainan yang menarik,” jelasnya.

Mengingat rivalitas dua tim yang begitu sengit, Erwan mengharapkan duel antara PSS melawan PSIM bisa berlangsung secara sportif. “Sepakbola adalah permainan yang menjunjung sportivitas. Itu sudah menjadi bagian dari permainan. Saya selalu berpesan kepada para pemain untuk bermain sportif, siapa pun yang jadi lawan. Saya harap pertandingan juga aman, berjalan lancar, tak ada gesekan di dalam maupun di luar stadion,” bebernya.

Pada pertemuan pertama PSIM mampu memenangi laga melawan PSS dengan kemenangan tipis 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, bulan Juli lalu. Pada laga tersebut, sempat diwarnai insiden tewasnya suporter. Tak ingin hal serupa terulang, semua pihak yang terkait pada laga besok akan melakukan pertemuan di Polda DIY, Senin (8/10) hari ini.

“Sudah ada undangan dari kepolisian. Pada prinsipnya kami siap menaati apa yang menjadi keputusan dalam pertemuan di Polda DIY. Tentu harapannya tidak adanya korban lagi, baik yang meninggal ataupun luka-luka. Kami berharap pertandingan hanya di lapangan, tidak ada gesekan di luar stadion,” ungkap Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastowo.

Ditambahkan Jarot, sesama tim asal DIY, baik pemain, ofisial hingga suporter, diharapkan bisa menjaga kondusivitas. “Sesama warga DIY kan lebih baik menjaga suasana. Keamanan tetap menjadi yang utama, baik sebelum, saat maupun setelah pertandingan. Pokoknya suasana aman, pertandingan lancar,” imbuhnya. (Oro)

Read previous post:
KOMPETISI PSSI YOGYA – SO dan TNH Berbagi Angka

  YOGYA (MERAPI) - SO Takrib kembali gagal menuai kemenangan dalam lanjutan Liga 1 Kompetisi Askot PSSI Yogya 2018. Berhadapan

Close