MODUS LOLOSKAN JADI ANGGOTA TNI- Oknum Pensiunan TNI AU Diadili

 

 Terdakwa dikawal petugas usai menjalani persidangan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

Terdakwa dikawal petugas usai menjalani persidangan di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Purnawirawan TNI AU, Suy (54) warga Gampar Kepatihan Tamanmartani Kalasan Sleman telah diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Terdakwa yang didakwa melakukan penipuan dan penggelapan dijerat pasal 378 KUHP dan 372 KUHP.

“Kami telah membacakan dakwaan. Selanjutnya majelis hakim telah memberikan kesepakatan kepada kami menghadirkan saksi korban,” ujar jaksa Wahyu Dwi Oktafianto SH, Minggu (7/10).

Dalam dakwaan jaksa terungkap, awalnya sekitar bulan Juni 2015 saksi korban Ratih Dewi Ariyani beserta anaknya Andika Wulandari bertemu di salon barat stadion Sultan Agung Bantul.

Dalam pertemuan terdakwa menawari saksi korban agar dimasukkan menjadi anggota TNI AU atau Wara. Terdakwa mengatakan mampu memasukkan anak saksi korban dengan menyerahkan sejumlah uang.
Bila nantinya gagal maka uang akan dikembalikan tanpa adanya potongan. Selama ini terdakwa mengaku sering memasukkan orang menjadi anggota TNI AU.

Saat itu saksi korban mengatakan anaknya jurusan IPS dan terdakwa menyatakan tak masalah dengan membayar Rp 175 juta. Tetapi saat ini saksi korban hanya memiliki uang Rp 100 juta.
Selanjutnya terdakwa meminta uang Rp 25 juta untuk diberikan ke panitia pendaftaran. Ketika ujian masuk Wara selesai ternyata uang belum dikembalikan.

Saat pendaftaran kedua terdakwa meminta uang lagi Rp 40 juta. Sehingga total uang saksi korban yang ada di tangan terdakwa Rp 140 juta dan tak pernah dikembalikan. (C-5)

 

Read previous post:
Kemarau Panjang, Warga Beli Air Rp 2.000 Per Dirigen

PATI (MERAPI) - Daerah terdampak kemarau di wilayah kabupaten Pati semakin meluas. Untuk mendapatkan air bersih, sejumlah warga di wilayah

Close