Lempar Bayi dari Lantai 3, SPG Jadi Tersangka

MAGELANG (MERAPI)- Petugas Polres Magelang Kota menetapkan seorang sales promotion girl (SPG), N warga Desa Banyuwangi, Magelang sebagai tersangka pembuang bayi dengan cara dilempar dari lantai 3 sebuam mal di Magelang. Tersangka yang membuang bayi kandungnya itu terancam hukuman 3 tahun penjara.
“Setelah dinyatakan sehat karena sempat dirawat di Rumah Sakit Bersalin Budi Rahayu untuk melakukan operasi pengangkatan plasenta di rahimnya, hari ini (kemarin) yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Kamis (4/10).
Dikatakan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, tersangka telah dua kali ini melahirkan. Anak pertamanya memang sudah meninggal dunia.
Menurut dia, atas perbuatannya tersebut, tersangka terancam hukuman maksimal 3 tahun 6 bulan ditambah sepertiganya karena tersangka melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri.

Kristanto menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan tes DNA terhadap tersangka N meskipun dalam keterangannya telah mengakui bila dirinya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya. Meski bayi itu dibuang dari ketinggian, namun berhasil selamat.
Hingga kemarin, bayi masih menjalani perawatan medis. Saat menjenguk bayi korban kekerasan tersebut, Kristanto sempat mengumandangkan azan di telinga bayi yang masih ada di dalam inkubator di ruang perawatan bayi di Rumah Sakit Harapan Kota Magelang.
“Sesuai niat, tadi saya sudah mengumandangkan azan kepada bayi tersebut, semoga Allah memberikan kekuatan kepada yang bersangkutan,” katanya seperti dilansir Antara.
Ia menyampaikan kondisi bayi sehat meskipun pada hari ketiga ini berat badan bayi mengalami penurunan dari sebelumnya 1,8 kilogram menjadi 1,65 kilogram.

Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Harapan Kota Magelang Rini Isyunti mengatakan bahwa penurunan berat badan bayi yang bernama Tazkiyatul Maulida tersebut masih dalam taraf normal seperti bayi-bayi lainnya yang baru lahir.
“Biasanya, bayi yang baru lahir akan mengalami hal yang sama, yakni mengalami penurunan berat badan selama 2 minggu setelah dilahirkan,” katanya.
Menurut dia, meskipun mengalami penurunan berat badan, kondisi fisik bayi tetap baik dan fungsi motorik bayi tersebut juga bagus.
Tersangka N membuang bayi yang baru saja dilahirkannya dari toilet lantai tiga sebuah pusat perbelanjaan di Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa (2/10) lalu. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut saat dibuang terjatuh di atap seng tempat parkir dan kemudian terjatuh di tanah setinggi tiga meter. Ajaibnya, bayi itu berhasil diselamatkan. (*)

Read previous post:
KRJogja.com Bikin Portal Wisata Ngejogja.com

PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah gaya hidup masyarakat dalam mengakses informasi. Termasuk dalam mencari informasi maupun rekomendasi wisata kini masyarakat

Close