Sabtu, PS Tira Jamu Bhayangkara

 

BANTUL (MERAPI) – Setelah sempat dihentikan selama lebih dari sepekan, kompetisi Liga 1 musim 2018 kembali diputar. PS Tira Bantul dijadwalkan akan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-24 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (6/10) mendatang.

 

Jadwal pertandingan PS Tira menghadapi Bhayangkara FC sudah dirilis secara resmi oleh PSSI. Menanggapi hal itu, Pelatih PS Tira, Nil Maizar menyambut positif jadwal yang telah keluar. “Setelah lawan Bali United kami sengaja tidak meliburkan pemain dari program latihan. Jadi ketika kompetisi dihentikan, pemain tetap berlatih. Makanya ketika jadwal keluar, tidak perlu persiapan khusus,” ujarnya, Rabu (3/10).

 

Disebutkan mantan pelatih Semen Padang tersebut, rencana Manahati Lestusen dan kawan-kawan untuk mengadakan ujicoba pun terpaksa dibatalkan. “Kalau untuk ujicoba kami batalkan. Karena pertandingan sudah dekat, kami fokus latihan persiapan lawan Bhayangkara FC,” tuturnya.

 

Melalui program latihan yang dilakukan secara intensif, Nil Maizar berharap skuad ‘The Young Warriors’ mampu meraih poin penuh ketika melakoni laga kandang. “Kami sudah mulai lakukan persiapan. Pemain tak ada masalah untuk persiapan lawan Bhayangkara FC. Semoga latihan juga berjalan lancar sehingga kondisi benar-benar siap tempur,” terangnya.

 

Dengan hasil imbang lawan tuan rumah Bali United, Nil Maizar menaruh harapan besar kepada para pemainnya untuk bisa mencatatkan kemenangan di laga kandang kali ini. “Bisa dapat satu poin di Bali merupakan modal bagus bagi kami. Tinggal bagaimana pemain bisa menunjukkan konsistensi permainan saja. Ini yang masih perlu kami perbaiki lagi,” paparnya.

 

Meski lawan yang dihadapi berada di peringkat ke-6 dan PS Tira ada di posisi ke-16, hal itu tak menjadikan pasukan Nil Maizar merasa minder. “Pemain harus berjuang keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Lawan Bhayangkara FC memang cukup berat. Namun saya optimis pemain bisa meraih hasil maksimal jika berusaha sekuat tenaga,” bebernya. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Autisme Butuh Layanan Khusus, Orangtua Dikenalkan Shadow Teacher

KARANGANYAR (MERAPI) - Peserta didik penyandang disabilitas psikis serta fisik perlu didampingi kalangan profesional selama kegiatan belajar mengajar (KBM) di

Close