Mbah Parlan Kini Tinggal di Rumah Layak Huni

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Kaminem berterima kasih pada Dirut PT TWCBPRB.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Kaminem berterima kasih pada Dirut PT TWCBPRB.

PRAMBANAN (MERAPI) – Mbah Marsilan Parlan (80) bersama istrinya Kaminem (80) kini bisa tinggal di rumah layak huni, setelah selama puluhan tahun tempat tinggalnya tak layak disebut sebuah rumah. Bantuan berupa Rumah Layak Huni (RLH) dari PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWCBPRB), diserahkan kepada warga Dusun Gunung Cilik RT/RW 2/12 Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan Sleman itu, Senin (1/10).

Pembangunan rumah ini memakan waktu sekitar 20 hari secara gorong-gorong. Diawali peletakan batu pertama pada 3 September 2018 lalu. Selain menyerahkan rumah layak huni, PT TWCBPRB juga menyalurkan bantuan renovasi mushola Al Zahidin dan Masjid Baiturrahman.

Pertemuan PT TWCBPRB dengan Keluarga Marsilah Parlan sekitar setahun yang lalu. Ketika itu Kaminem mendapat bantuan sembako dari PT TWCBPRB. Namun dia tidak bisa pulang dan menangis di Ratu Boko. Kaminem lalu mendekati Dirut PT TWCBPRB Edy Setiono dan meminta tolong untuk diantar pulang.

“Dan ternyata rumahnya cukup membuat kami prihatin. Akhirnya kita putuskan untuk dibantu dengan dibuatkan rumah layak huni. Mudah-mudahan rumah ini bermanfaat bagi keluarga Mbah Parlan. Dan bisa menikmati masa tua dengan baik dan sehat,” ujarnya. (Awh)

Read previous post:
PENATAAN GUMUK PASIR – Pemkab Bantul Belum Mendapat Kewenangan

BANTUL (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Bantul belum mendapat kewenangan atau amanah langsung dari pemerintah pusat, untuk melakukan penataan bangunan maupun

Close