Perampok Berpistol Keliling Jateng-DIY Satroni Minimarket

SLEMAN (MERAPI)- Petugas Satreskrim Polres Sleman, bekerjasama dengan Polres Ungaran dan Polresta Semarang berhasil menggulung lima orang anggota komlotan perampok minimarket yang beraksi di Jateng dan DIY akhir pekan lalu. Saat beraksi, komplotan ini tergolong sadis karena tak segan melukai saksi serta mengancam menggunakan pistol.
Para pelaku yang berhasil diamankan yakni AH (32), KB (34), D (40), ED (34), S (44), dan BS (38), para pelaku merupakan warga Curug, Tangerang, Banten serta Kebumen dan Banyumas.
“Lima orang pelaku diamankan, satu orang ditangani Polres Sleman, lainnya ditangani polres lain karena terlibat di wilayah lain,” beber Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim melalui Kasat Reskrim AKP Anggaito Hadi Prabowo kepada wartawan, Senin (1/10).
Dari tangan pelaku, kata Anggaito, polisi mengamankan barang bukti berupa handphone, tiga buah topi dan sepasang sepatu warna putih merah yang dipakai pelaku pada saat beraksi. Selain itu ada juga dua buah potongan lakban yang digunakan untuk mengikat korban.

Menurut Anggaito, khusus di Sleman, kompolotan ini beraksi di Murangan, Triharjo, Sleman, pada Jumat (14/9) malam. Peristiwa itu bermula saat para pelaku yang merupakan residivis ini melintas di lokasi kejadian dengan menggunakan mobil. Saat melihat situasi sekitar minimarket sepi, komplotan ini lantas turun dari mobil dan menodongkan pistol pada karyawan minimarket.
Karena kalah jumlah, saksi hanya bisa pasrah saat para pelaku menyekap. Dijelaskan, saat beraksi, para pelaku saling berbagi tugas. Ada yang mengawasi lingkungan, ada yang menodongkan pistol, dan ada yang mengambil uang.
“Kejadianya sekitar pukul 23.00 WIB. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 27 juta,” tandasnya.
Usai kejadian, salah seorang karyawan minimarket lantas melaporkan aksi perampokan tersebut ke pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, anggota Sat Reskrim Polres Sleman dengan dipimpin Kasat Reskrim AKP Anggaito Hadi Prabowo lantas melakukan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan bersama anggota Polres Ungaran dan Polresta Semarang diperoleh informasi jika pelaku juga melakukan aksi di wilayah Polda Jateng. Alhasil pelaku S berhasil ditangkap di daerah Pengadegan Wangon Banyumas Jateng.

Setelah dilakukan interogasi, menyusul para pelaku lain yang ikut ditangkap. Kepada polisi, komplotan ini juga mengaku telah melakukan aksi di beberapa tempat di Jawa Tengah, di antaranya Indomaret Ngasrep, Indomaret Mangkang, Indomaret Ngaliyan, Indomaret Ungaran dan Indomaret Brebes.
“Modusnya sama, yakni berkeliling mencari minimarket yang sepi kemudian menyekap karyawan dan menguras barang berharga di dalamnya,” ujar Anggaito.
Kepada penyidik, tersangka S mengaku bahwa uang hasil kejahatanya dibagi rata dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Pengakuanya uang hasil kejahatan untuk kebutuhan sehari-hari. Sehari-hari S bekerja sebagai sopir angkot di daerah Kebumen,” pungkas Anggaito. (Shn/Sky)

Read previous post:
INGIN JAUHI ZONA DEGRADASI – Sisa 11 Laga, PS Tira Bidik 16 Poin

  BANTUL (MERAPI) - Kompetisi Liga 1 musim 2018 masih menyisakan 11 pertandingan ke depan. Dengan kondisi kompetisi masih dihentikan

Close