BOYONG 18 PEMAIN KE CIREBON HARI INI – PSIM Pertahankan Komposisi Pemain

 

YOGYA (MERAPI) – Mengusung target bawa pulang poin demi mengamankan diri bertahan di kasta kedua sepakbola Indonesia musim depan, PSIM Yogya bakal memboyong 18 pemain pada lawatannya ke kandang Persiwa Wamena di Stadion Bima Cirebon, Sabtu (29/9) mendatang. Skuad Laskar Mataram berangkat ke Cirebon pada Kamis (27/9) hari ini.

 

Menurut Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto, keputusan untuk memberangkatkan pemain pada hari ini tak lepas karena pertimbangan menggunakan moda transportasi bus. “Karena jarak yang ditempuh cukup jauh dan kami hanya menggunakan bus, makanya kami pilih berangkat besok (hari ini,red). Jadi pada Jumat (28/9) masih ada waktu ‘recovery’ sekaligus ujicoba lapangan,” terangnya di Yogya, kemarin.

 

Pada laga melawan Persiwa, Erwan tidak melakukan perubahan terhadap komposisi pemain yang digunakan. Dari skuad yang masuk daftar saat menghadapi Persigo Semeru FC Lumajang, Senin (24/9) lalu, kembali akan menjadi andalan untuk laga melawan Persiwa.

 

Dari 18 pemain yang dibawa meliputi Ivan Febrianto, M Choirul Amri Ritonga, Fandy Edy, M Arifin, Edo Pratama, Riskal Susanto, Risman Maidullah, Crah Eka Angger, Raymond Tauntu, Yoga Pratama, Achmad Setiawan (Wawan Samma), Hendika Arga Permana, Pratama Gilang Ramadan, Supriyadi ‘Eeng’, Hendi Satriadi, Arief ‘Toeminz’ Yulianto, Ismail Haris dan Hasan Basri.

 

“Siapa yang nantinya diturunkan, itu tergantung kondisi terakhir pemain sebelum pertandingan besok. Namun untuk gambaran kerangka pemain masih sama dengan laga lawan Semeru FC. Kami berusaha untuk mempertahankan komposisi yang sudah ada. Secara permainan sudah bagus, hanya butuh dijaga saja konsistensinya,” beber Erwan.

 

Selain itu, laga kontra Persiwa juga menjadi penentuan bagi Hendika Arga Permana untuk setidaknya bisa bertahan di Liga 2 musim depan. “Yang terdekat kami fokus lawan Persiwa untuk ambil poin. Targetnya menang agar bisa mengamankan posisi dari ancaman degradasi. Kalau soal peluang ke 8 besar sepertinya masih cukup jauh meski ada peluang. Kami realistis dulu. Persaingan ke 8 besar juga cukup ketat,” ujarnya.

 

Melihat hasil pertandingan pada pertemuan pertama, Erwan menjadikan hal tersebut sebagai bahan pembelajaran. “Kami saat main di kandang lawan Persiwa hanya bermain imbang. Ini sebenarnya jadi peringatan bagi kami agar tidak boleh meremehkan lawan. Meski Persiwa sudah hampir pasti degradasi karena perolehan poinnya sulit untuk mengejar persaing lainnya, kami tetap harus mewaspadai kebangkitan mereka. Jangan sampai pemain meremehkan dan malah jadi bumerang bagi kami,” paparnya. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
LIGA SLEMAN SEMBADA – Peraturan Liga 2 Makin Ketat

  SLEMAN (MERAPI) - Liga 2 Sleman Sembada bakal berlangsung Jumat (28/9) besok di lima lapangan berbeda. Usai menggelar technical

Close