PENGUNJUNG PADATI ISF 2018 – 300-an Scooter Dipajang, Libatkan Skuteris Mancanegara

BANGUNTAPAN (MERAPI) – Ratusan scooter antik dipajang di gedung Jogja Ekspo Center (JEC), dalam gelaran Indonesia Scooter Festival (ISF), Sabtu dan Minggu, 22-23 September 2018. Resmi dibuka pada Sabtu siang, ISF telah dipadati banyak pengunjung dari berbagai kalangan. Sampai malam pun suasana JEC baik di dalam maupun luar gedung dipadati para pengunjung maupun skuteris.

Terdapat sekitar 300 scooter yang dipajang dan dipentaskan dalam kegiatan ISF kali ini, mulai dari scooter wheeler, Lambretta, hingga Vespa Piaggio. Tak hanya melibatkan skuteris dari berbagai daerah di Indonesia, ajang ini juga diikuti skuteris mancanegara, dengan perincian sebanyak 20 orang berasal dari Malaysia, 5 orang dari Singapura, 2 orang dari Italia, 2 orang dari Amerika, 2 orang dari Australia, dan 5 orang dari Thailand. Keikutsertaan skuteris mancanegara ini, berasal dari publikasi penyelenggara melalui media sosial untuk mengajak para skuteris berkumpul dalam satu festival.

Dwi Yudha Danu selaku Ketua Penyelenggara ISF 2018 mengatakan, Indonesia Scooter Festival menjadi sarana berkumpul bagi skuteris dari seluruh Indonesia untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Indonesia Scooter Festival diselenggarakan dengan tujuan untuk mengumpulkan para skuteris Indonesia di Yogyakarta, atau bisa disebut lebarannya skuteris Indonesia di Yogyakarta,” ujar Dwi Yudha Danu.

Dikatakan Dwi, event ini merupakan agenda yang kedua, sebagai ajang silaturahmi, berkreatifitas sehingga para skuteris bisa diterima oleh masyarakat. “Paradigma masyarakat, anak dinilai arogan. Disini kami ingin mengedukasi bahwa mereka juga berbudaya, mentaati peraturan lalu lintas yang ada, sekaligus bisa berkompetisi dengan sehat,” katanya.

Dia mengatakan tak hanya semata untuk memperoleh keuntungan, ISF bagi Dwi Yudha Danu juga mengandung unsur sosial karena terdapat acara bakti sosial, dan mengumpulkan dana bagi korban bencana Lombok.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengapresiasi penyelenggaraan ISF untuk yang kedua kalinya. “Antusias peserta maupun pengunjung luar biasa. Ini membuktikan para skuteris juga bisa berkarya dan melakukan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Aris.

MERAPI-ISTIMEWA Sebagian scooter yang dipajang dalam ISF 2018.
MERAPI-ISTIMEWA
Sebagian scooter yang dipajang dalam ISF 2018.

Menurut Aris Riyanta, kearifan lokal yang dimasukkan didalamnya menjadi daya tarik tersendiri. Dimana sebelumnya, pada Jumat telah ditampilkan beberapa tari-tarian, serta gamelan yang mengisyaratkan bahwa budaya masih mendapatkan tempat di hati para generasi muda.

Ia berharap ISF bisa dinikmati oleh ribuan peserta dan semua pengunjung yang datang, serta menjadi pemacu semangat generasi muda, utamanya para skuteris dalam meningkatkan daya tarik wisata di DIY.

Dalam event Indonesia Scooter Festival (ISF) terdapat kontes dengan beberapa kelas seperti custom, cooper, maupun orisinil. Disediakan pula sebanyak 130 booth yang diisi oleh para komunitas yang menjual komponen-komponen scooter. Sementara di outdoor, terdapat tontonan berupa tong setan, dan juga live musik yang menghadirkan para band lokal. (*)

 

Read previous post:
Kebutuhan ASN Pemkab Sukoharjo Belum Ideal

SUKOHARJO (MERAPI) - Jumlah aparatur sipil negara (ASN) bekerja di Pemkab Sukoharjo belum ideal dan masih sangat kekurangan. Pemenuhan melalui

Close